FOKUS: #PPKM

Beri Pujian, Kapolri Berharap Muhammadiyah Dirikan RS Berstandar Internasional

KBRN, Bandung: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi yang sangat tinggi untuk salah satu ormas Islam terbesar di Tanah Air, Muhammadiyah. Kapolri bahkan menyatakan rasa terima kasihnya atas kiprah Muhammadiyah selama ini. 

Khususnya, dalam penanganan pandemi Covid-19 yang telah berjalan hampir dua tahun. Hal itu diutarakan Kapolri, Minggu (23/1/2022) siang, ketika menghadiri peletakan batu pertama Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS). 

“Kami juga berterima kasih dalam waktu 1,5 tahun lebih ini Muhammadiyah bersama stakeholder yang lain, bersama-sama, kita semua telah turun dan ikut berkontribusi langsung dalam penanganan pandemi Covid-19," ujar Listyo Sigit. 

Kapolri tak segan memuji Muhammadiyah sebagai ormas yang terdepan dalam menangani pandemi. 

"Di mana kita ketahui bahwa Muhammadiyah memiliki dan membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center atau MCCC. Dan di mana dalam kegiatannya berkontribusi pada protokol kesehatan, merawat masyarakat yang sakit, 86 rumah sakit rujukan dipersiapkan dari Muhammadiyah untuk para penderita Covid dan tentunya juga berbagai macam program vaksinasi yang mana rekan-rekan tenaga vaksinator dari Muhammadiyah turut melakukan,” kata eks Kapolda Banten itu. 

Peran aktif Muhammadiyah menurut Listyo begitu besar sehingga Indonesia menjadi negara nomor empat dunia dalam program vaksinasi dan menjadi negara nomor satu di Asia Tenggara yang paling baik dalam pengendalian Covid-19. 

RS standar internasional 

Terkait pembangunan RSMBS, Kapolri mendoakan supaya Muhammadiyah ke depan mampu mendirikan rumah sakit berstandar internasional. Kebutuhan ini penting menurut Listyo sebab setiap tahunnya terdapat 2 juta WNI yang berobat ke luar negeri dengan total biaya pengobatan hampir Rp 97 triliun. 

“Karena kalau itu bisa kita lakukan, paling tidak masyarakat kita yang selama ini perlu mendapatkan perawatan dengan memilih rumah sakit internasional dan terpaksa harus pergi ke luar negeri. Saat ini dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah yang baru, kita juga bisa membangun rumah sakit internasional bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit ternama di dunia dan ini mungkin ke depan juga perlu dilakukan oleh Muhammadiyah,” ungkap eks Kabareskrim itu. 

Kapolri juga menyatakan, pemerintah siap mendukung perjuangan Muhammadiyah di bidang kesehatan. Listyo juga meminta organisasi lainnya dapat meneladani keberhasilan Muhammadiyah selama ini. 

“Kami institusi Polri bersama kementerian-lembaga dan elemen masyarakat terus mendukung upaya-upaya kerja keras dari PP Muhammadiyah untuk terus berkontribusi di bidang kesejahteraan, kesehatan masyarakat, di bidang pendidikan masyarakat sehingga kita khususnya Muhamamdiyah bisa berada di salah satu lini terdepan dalam menciptakan SDM unggul, mempersiapkan generasi-generasi muda yang akan datang untuk memiliki kemampuan di bidang pendidikan," tandasnya. (ros/yyw) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar