Senam Sleman Bangkit Jadi Ikon Bumi Sembada

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) sosialisasikan gerakan 'Senam Sleman Bangkit' di Banyusumilir Outbond dan Perkemahan, Purwoninangun, Pakem, Sabtu (4/12).

Sosialisasi ini menjadi titik ke empat, setelah sebelumnya menyasar wilayah Kapanewon Ngemplak, Cangkringan, Pakem dan Ngaglik.

Wakil Ketua Perwosi Sleman Siti Baroroh menjelaskan bahwa senam 'Sleman Bangkit' merupakan senam kreasi pengembangan dari 'Senam Sleman Sembada'.

Gerakan senam ini memadukan antara gerakan seni tradisi seperti Kubro Siswo dan Jathilan dengan gerakan senam.

"Kami melakukan revisi gerakan dan musik dari senam sebelumnya sehingga senam ini lebih energik, durasi waktu delapan menit, " Ujar Siti.

Setelah sosialisasi selesai, senam ini akan diperlombakan pada tanggal 23 Desember 2021 mendatang, yang memperebutkan piala Bupati Sleman.

Perwakilan masing-masing kapanewon mengirim satu regu berisi 5 personil. Personil memang dibatasi mengingat masih pandemi.

Sedangkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir dalam sosialisasi mengatakan, upaya ini penting dilakukan untuk nguri-nguri budaya melalui gerakan senam, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Harapannya peserta sosialisasi ini nantinya dapat mengajarkan gerakannya di masyarakat sekitar sehingga bisa menjadi ikon senam Kabupaten Sleman, " kata Kustini. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar