Ribuan Siswa Jalani Tes PCR, 6 Sekolah Hentikan Pertemuan Tatap Muka

KBRN, Gunungkidul: Dinas Kesehatan Gunungkidul hingga Selasa (29/11/2021) telah mengambil sampel sebanyak 1.218 siswa dan guru untuk dites PCR. Dari jumlah tersebut diperoleh 46 siswa dan guru positif covid. Mereka tersebar di enam SLTA.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irwaty mengatakan, Selasa ini ada penambahan dua kasus. Dikatakan Dewi, skrining terus dilakukan untuk memetakan kasus covid19 di masa Pembelajaran Tatap Muka.

"Kami imbau sekolah yang siswanya positif, segera melakukan sterilisasi dan penutupan sekolah untuk sementara waktu, sementara sekolah yang masih menunggu hasil lab maupun yang tidak diambil sampelnya tetap menjalankam protokol kesehatan secara ketat," papar Dewi.

Dewi mengatakan, saat ini di Gunungkidul terdapat 64 tempat tidur yang tersedia. Dari jumlah tersebut ada dua tempat tidur yang digunakan untuk sukspek, kemudoan dua lagi dihunakan untuk pasien positif.

"Mereka menjalani perawatan di RSUD Wonosari, RSUD Saptosari dan RS Nur Rohmah," ujar Dewi.

Sementara itu, Kepala Balai Pendidikan dan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Agus Muhdilarso mengatakan, ada enam sekolah yang siswanya positif covid19. Keenam sekolah tersebut antara lain, SMAN 1 Karangmojo, SMA N Tanjungsari, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin, SMK Ma'rif Wonosari, SMK Muhammadiyah Playen dan SMK Muhammadiyah Karangmojo.

"Sebetulnya di masing-masing sekolah kurang dari 5% siswa yang positif namun karena rekomendasi gugus tugas kapanewon minta dihentikan PTMnya ya kami lakukan pembelajaran dengan daring," pungkas Agus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar