Siswa Positif Covid19 Terus Bertambah, Pertemuan Tatap Muka Dihentikan

KBRN, Gunungkidul: Minggu (28/11/2021) ini, kasus positif di Gunungkidul bertambah satu orang. Kasus tersebut berasal dari pelajar. Dengan demikian ada 45 kasus yang masih dalam perawatan. Sementara satu orang dinyatakan sembuh hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menyatakan, pihaknya masih terus menggencarkan tes PCR acak di SMA dan juga SMK di Gunungkidul. Dengan adanya puluhan siswa dan juga guru positif covid19 ia merekomendasikan Pembelajaran Tatap Muka dihentikan terlebih dahulu.

"Kemudian untuk sekolah yang tidak menjadi sasaran tes skrining acak diharapkan memperketat protokol kesehatannya," kata Dewi.

Sementara itu, Kelala Balai Pendidikan dan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Agus Muhdilarso menambahkan, sehubungan dengan adanya pelajar dan guru positif covid19, kemudian digelar rapat koordinasi dengan pihak sekolah dan Disdikpora DIY.

Menurutnya, ada beberapa hal rekomendasi untuk segera diterapkan pihak sekolah di antaranya penutupan sekolah hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Kemudian guru dan siswa yang positif covid19 wajib menjalani isolasi mandiri, melaporkan satgas untuk dilakukan tracing kepada keluarga dan orang yang melakukan kontak erat termasuk sterilisasi," terang Agus.

Adapun untuk pelaksanaaan Penilaian Akhir Semester (PAS) juga dilakukan dengan sistem daring kembali. Selanjutnya untuk sekolah yang sekarang ini masih menunggu hasil screening dihimbau untuk lebih menerapkan protokol kesehatan kembali.

“Koordinasi terus dilakukan oleh jajaran baik kepala sekolah, komite, balai dikmen dan lainnya untuk mengetahui bagaimana perkembangan di lapangan,” pungkas Agus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar