Klaster COVID Muncul Lagi, DPRD DIY: Masyarakat Lupa Ada COVID

Huda Tri Yudiana, Wakil Ketua DPRD DIY
Nuryadi Ketua DPRD DIY

KBRN, Yogyakarta : Meski sudah menurun dibanding beberapa waktu lalu , kasus COVID19 DIY masih fluktuatif. Bahkan akhir-akhir ini muncul klaster penularan COVID19 di kabupaten Bantul, yakni klaster senam dan klaster tilik warga.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi mengingatkan masyarakat, bahwa ppkm level 3, bukan berarti bebas. Masyarakat harus tetap patuh prokes, agar lonjakan kasus tidak terjadi lagi.

"Namanya level 3 itu jangan dianggap bebas. Kalau ada yang dari luar datang diingatkan prokesnya, jangan sampai kasusnya naik lagi," tegas Nuryadi Rabu, (13/10/2021).

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengingatkan masyarakat untuk tidak melupakan jika COVID19 masih ada. Munculnya klaster COVID19 menunjukkan masyarakat mulai abai.

" Saya kira kita masih harus sangat hati-hati . Saat ini masyarakat seperti melupakan covid . keramaian dimana-mana , masker tidak terpakai . Memang kasus sangat turun jauh berpuluh kali lipat dibanding saat puncak . Tapi kasus masih ada , terbukti ada klaster senam , klaster tilik dll. Jadi masker , prokes jaga jarak harus tetap dilakukan. harus tetap kita laksanakan bersama-sama," tegas Huda, Rabu, (13/10/2021).

Sementara itu, data COVID19 DIY tiga hari terakhir ada kenaikan signifikan.

Pada 11 Oktober 2021, Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19  di DIY sebanyak 18 kasus, tertinggi dari Kabupaten Bantul : 12 kasus.

12 Oktober 2021 : Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19  di DIY sebanyak 33 kasus,Kabupaten Bantul : 14 kasus Kabupaten Sleman : 10 kasus , Kulonprogo dan gununugkidul masing2 4 kasus, Kota Yogyakarta 1 kasus.

"Data Tanggal 13 Oktober 2021 :Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19  di DIY sebanyak 43 kasus, rincian Kabupaten Gunungkidul : 24 kasus, Kabupaten Bantul : 9 kasus , Kota Yogyakarta : 5 kasus , Kabupaten Sleman : 4 kasus, Kabupaten Kulon Progo : 1  kasus ," kata Ditya Nanaryo Aji, Kabag Humas Setda DIY. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00