FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Mendekatkan Diri Demi Vaksinasi Warga Pedesaan

KBRN, Yogyakarta: Terobosan dilakukan jajaran Polda DIY untuk mendekatkan program vaksinasi ke publik. Secara resmi Kapolda DIY Irjen Polisi Asep Suhendar meluncurkan mobil vaksinasi keliling pada Jumat (16/9/2021) siang. Mobil itu mulai beroperasi pada Kamis siang di Sekolah Polisi Negara (SPN) yang terletak di Selopamioro Bantul.

Ketika giat vaksinasi dilakukan di SPN yang terletak dekat dengan perbukitan Mangunan itu, masyarakat desa terlihat antusias mendapatkan vaksin Covid-19.

“Senang bisa ikut vaksin,” kata Martono, 49 tahun, warga Dukuh Nogosari, Selopamioro, Bantul.

Antusiasme masyarakat selain karena faktor kedekatan tempat vaksinasi, mereka juga tidak terlalu dipusingkan dengan aplikasi di telepon pintar (smart phone) yang awam mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu diakui juga oleh Kepala SPN Selopamioro Kombes Polisi Sonny Maharbudi Adyatawan.

Saat dihubungi, Jumat (17/9/2021) siang, Sonny menuturkan vaksinasi keliling menggunakan mobil khusus sangat memudahkan warga desa mendapatkan vaksinasi. Terlebih lagi, penduduk tak perlu jauh-jauh ke kota atau kecamatan untuk mendapatkan vaksin.

“Beberapa kali kami berdiskusi dengan tiga kepala dukuh, di antaranya Dukuh Nogosari dan Kedungjati. Masyarakat sebenarnya sangat antusias untuk mengikuti vaksin, tapi kegiatan vaksinasi ini biasanya digelar di perkotaan yang jauh dari tempat tinggal mereka,” tuturnya.

Sonny juga sempat menampung aspirasi warga desa sekitar SPN yang ingin mengikuti vaksinasi.

“Mereka bermohon kepada kami, kalau seandainya nanti SPN mengadakan kegiatan vaksinasi, warga diperbolehkan ikut. Saya pun sudah berbincang dengan Kabid Dokkes untuk memecahkan persoalan ini. Beruntung, Polda DIY meluncurkan program mobil vaksin keliling ini,” kata dia.

Pendataan penting

Sementara itu, Dirbinmas Polda DIY Kombes Polisi Anjar Gunadi mengungkapkan program mobil vaksinasi keliling ini memang bertujuan menjangkau warga yang tinggal di daerah pedesaan. Dengan sistem jemput bola, Anjar Gunadi berharap target capaian vaksinasi dapat terus dikebut.

“Oleh karena itu, Polda DIY menggunakan strategi mendekat kepada masyarakat dengan menggunakan mobil vaksinasi keliling. Harapannya masyarakat yang ada di pedesaan itu terlayani untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19,” jelas Dirbinmas.

Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Polisi Is Sarifin, meminta agar perangkat desa dan juga dukuh, melakukan pendataan serta sekaligus mengajak warganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 agar mendapatkan imunitas dari virus Corona.

“Kita berharap masing-masing perangkat desa mulai dari RT itu mendata warganya yang belum melaksanakan vaksinasi. Dengan data warga yang belum divaksinasi ini nanti disampaikan ke Bhabinkamtibmas dan kemudian ke Polres,” sebut Is Sarifin.

Polres kemudian meneruskan data warga desa yang belum melakukan vaksinasi ke pihak Bid Dokkes Polda DIY. Setelah memperoleh data, Is Sarifin menyatakan, pihaknya baru akan meluncurkan mobil vaksinasi keliling ke tempat yang telah didata.

“Jadi kita akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Kalau sudah selesai, baru ditetapkan lokasi yang akan dituju,” tandasnya.

Total ada delapan desa yang akan disambangi selama periode pertama yang berlangsung 16-30 September mendatang. Setiap harinya aparat menyuntikkan sekitar 200-400 dosis vaksin lewat program mobil vaksinasi keliling tersebut. (ros)

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00