14 Karyawan Positif Covid, RRI Lakukan Swab Massal

KBRN, Yogyakarta : Banyaknya karyawan terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan seorang diantaranya meninggal dunia, membuat gusar para pimpinan LPP RRI Yogyakarta, sehingga dilakukan test antigen massal.

Hal ini menyusul peristiwa sebelumnya di mana 14 karyawan RRI positif covid, dan ntelah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Rapid test berlangsung di Joglo belakang RRI di Kotabaru, dengan jumlah peserta seluruhnya 113 orang pegawai, satu di antaranya terkonfirmasi positif, dan langsung diminta untuk menjalani isolasi mandiri.

“Kegiatan rapid test antigen massal ini bertujuan untuk menenangkan para karyawan, setelah adanya 14 orang positif dan kini mereka sudah isoman. Sedangkan 1 orang yang terkonfirmasi positif, maka tindakan yang pertama adalah ia diminta untuk menjalani isolasi mandiri bagi yang bersangkutan,” tutur Kepala Bagian Tata Usaha, Didik Haryadi usai menjalani test antigen, Senin (26/7/2021).

Langkah selanjutnya, menurut Didik, untuk ruangan bagi karyawan yang positif, maka ruangan tersebut nanti akan dilakukan sterilisasi atau fogging sebagai antisipati persebaran virus.

“Langkah yang ketiga adalah kami akan melakukan evaluasi, semua dari hasil test ini semua karyawan dinyatakan negatif dan sudah diinfokan ke karyawan-karyawati, tidak ada yang terpapar positif, kecuali yang satu tadi,” lanjutnya.

Terkait adanya tugas dan kewajiban yang dilakukan segenap karyawan, menurut Didik Haryadi, maka dilakukan perpanjangan kembali sistem WFH (work from home) dan WFO (work from office).

“Jadi kami mengikuti instruksi Mendgri dengan mengadakan tambahan WFH/WFO mulai hari ini sampai 2 Agustus, maka kita lanjutkan itu dengan perbandingan 50 : 50 persen. Itu untuk apa, untuk mengantisipasi agar kita semua tenang dalam bekerja dengan berdasarkan hasil tes tadi,” pungkasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kepala LPP RRI Yogyakarta, Danang Prabowo menyebut bahwa test rapid antigen ini penting diikuti.

"Semua wajib ikut, agar semua bisa tenang. Kami ingin memastikan semua dalam kondisi sehat," tandasnya.

"Nanti bagi yang positif kita sampaikan, teruskan, dan kita laporkan ke Satgas Covid, untuk dilakukan PCR, jadi tidak menyebar ke karyawan yang lain," imbuhnya.  (*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00