Covid Intai Anak-Anak, Peneliti UGM Lakukan Tes Sampel Varian Baru

KBRN, Yogyakarta : Peningkatan kasus covid 19 yang mengalami lonjakan di DIY termasuk dengan trend peningkatan penularan kepada anak-anak menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan termasuk peneliti UGM.

Tim Genomic Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (KMK) UGM akan meneliti sampel pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada bulan Juni ini untuk mendeteksi adanya kemungkinan masuknya varian delta di DIY.

Transmisi DIY bulan Juni Meningkat pesat, Tim Genomic Fakultas Kedokteran UGM Melakukan uji Sampel pasien Covid yang terpapar bulan tersebut untuk memastikan varian Covid yang terjadi saat ini.

Ketua Tim Genomic FK KMK UGM Gunadi mengatakan, sekitar 48 sampel pasien akan dilakukan uji pemeriksaan dengan sekitar 30 sampel akan diambil dari DIY dan sisanya dari Solo Raya.

Tim Genomic Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM akan meneliti sampel pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada bulan Juni ini untuk mendeteksi adanya kemungkinan masuknya varian delta di DIY.

"Kita ingin tahunya yang Juni ini seperti apa, karena kan transmisinya cepat sekali," katanya di Kepatihan Yogyakarta, Senin (21/6/2021).

Menurutnya, sekitar 48 sampel dari pasien anak-anak akan dilakukan uji pemeriksaan dengan sekitar 30 sampel akan diambil dari DIY dan sisanya dari Solo Raya.

"Kan kemarin kami diminta meriksa sampel anak-anak, sekarangkan trendnya anak-anak juga terinfeksi kemungkinan juga kaitannya dengan varian delta, kemarin dari kementerian kesehatan kita diminta membantu yang Solo tapi sampelnya sekarang anak-anak, nah sekitar 20 dari situ dan DIY mungkin sekitar 30an, kita minta yang bulan Juni," jelasnya.

Meski belum terdeteksi, namun Gunadi memastikan, varian Delta bukan berarti belum ada mengingat, mobilitas masyarakat yang cukup tinggi dan sulit dibatasi pergerakan antar daerah saat ini, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi transmisi lokal.

"Yang selama inikan yang menjadi varian Apprehension ada empat Alfa, Beta, Gamma, Delta. Yang sudah masuk Indonesia Alfa, Beta, Delta, tapi yang sekarang mendominasi adalah Delta sudah terdektesi di terutama di daerah Jakarta sudah transmisi lokal kemungkinan besar juga Bangkalan pasti ya dengan jumlah meningkat dan mobilitas warganya sudah kita ketahui semua seperti apa, Kudus, dan Karawang,"imbuhnya.

Gunadi memperkirakan, waktu pengujian sampel akan diperoleh dalam dua pekan mendatang, setelah diperoleh sampel komplit 48 sampel.

"Kita belum bisa memastikan kapan, ya mungkin dalam dua minggu, tiga minggu karena sampel Solo belum kita terima kalau DIY sebagian sudah kita terima," terangnya. (wur-ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00