Tes GeNose Tetap Bisa Dilakukan Meski Berpuasa

KBRN, Sleman : Tes GeNose tetap bisa dilakukan pada saat berpuasa. Namun, menurut salah satu penemu GeNose, dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, ada sejumlah hal yang sebaiknya dilakukan sebelum tes. Pertama, masyarakat yang akan menjalani tes GeNose bisa berkumur, bersiwak atau menyikat gigi sebelum tes.

Kedua, jika dilaksanakan sesudah berbuka, dr. Dian menyarankan agar tes dilakukan dengan jarak satu hingga dua jam setelah makan dan minum. Sehingga nantinya tidak akan mempengaruhi hasil tes.

“Dengan begitu tidak akan mendapatkan hasil positif yang palsu. Tapi kalau memang positif covid-19, mau kumur pakai apapun ya tetap positif,” jelasnya dalam acara media gathering GeNose C9, Sambut Ramadhan, Senin (12/4/2021)..

Lebih lanjut dr. Dian mengatakan untuk persiapan bulan puasa ini, seperti skrining jamaah tarawih memang sejauh ini belum ada. Karena hal itu merupakan inisiatif pribadi dari pihak pengelola masjid dan bukan prakarsa dari tim GeNose. Namun, memang menurutnya ada juga masjid yang mengundangnya sebagai pembicara.

“Biasanya inisiatif dari masjid. Kalau dari pesantren ada yang menghubungi,” katanya.

GeNose sendiri saat ini menurutnya memang sudah banyak digunakan di berbagai fasilitas umum. Utamanya di area transportasi seperti bandara dan stasiun kereta api. (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00