FOKUS: #PPKM MIKRO

Zona Resiko COVID Berubah, Ada Positif COVID di Satu Rumah Masuk Zona Kuning

KBRN, Yogyakarta : Zonasi resiko COVID19 berbasis RT pada Perpanjangan PPKM Mikro 6-19 April 2021 berubah.

"Pengaturan zonasi yaitu, berdasar jumlah kasus selama 7 hari. zona hijau jika tidak ada kasus positof, zona kuning jika terdapat 1-2 rumah terkonfirmasi positif, zona oranye jika terdapat 3-5 rumah terkonfirmasi positif dan zona merah jika lebih dari 5 rumah terkonfirmasi positif," kata Sri Sultan seperti dalam Ingub DIY Nomer 10 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di DIY untuk pengendalian penyebaran COVID19 yang ditandatangani Gubernur DIY pada 5 April 2021.

Aturan di dalam wilayah zonasi secara umum sama dengan Ingub 8 lalu."Rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial ditutup, jika Rukun Tetangga RT masuk zona orange atau zona merah," jelasnya.

Sebelumnya, pada rapat virtual koordinasi Pembahasan Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan PPKM Mikro, di Gedhong Pracimasana, Sabtu (3/4/2021), Sri Sultan melaporkan hingga saat ini, 96,05 persen RT di DIY kategori zona hijau.

"Hasil evaluasi PPKM Mikro hingga saat ini, terdapat 26.308 RT di DIY yang masuk zona hijau atau sebanyak 96,05% dari total RT yaitu 27.678. Masih ada 1 RT masuk ke dalam zona merah di Bantul dan 2 RT masuk ke dalam zona oranye yaitu di Bantul dan Gunungkidul,” katanya.

Selama masa PPKM Mikro di DIY, terdapat penurunan angka penambahan konfirmasi positif yang cukup signifikan. "Penurunan terendah selama masa tiga kali PPKM yaitu 95 kasus penambahan pada tanggal 21 Maret 2021," lanjutnya.

Terkait vaksinasi, Sri Sultan melaporkan dari sasaran lansia sebanyak 295.349 sebanyak 11,66% telah tervaksinasi dosis pertama dan 0,32% tervaksinasi dosis kedua. "Sementara, sebanyak 40,84% dari 334.754 telah tervaksinasi dosis pertama dan 21,02% pada dosis kedua.

“Sebanyak 4.000 guru dan 1.000 lansia akan menjadi target yang rencanakan akan vaksinasi pada 6 hingga 9 April 2021 mendatang,” imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00