FOKUS: #PPKM MIKRO

Mobilitas Warga Sulit Dikendalikan, PPKM Diperpanjang Lagi

KBRN, Yogyakarta : Pemda DIY kembali memperpanjang PPKM Mikro mulai 6 April sampai dengan 19 April 2021.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, di Kepatihan Yogyakarta, Senin, (5/4/2021) mengaku mengikuti kebijakan pemerintah pusat memperpanjang PPKM Mikro, karena khawatir kondisi persebaran virus Covid-19 tidak dapat dikendalikan, apabila tidak mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Sehingga DIY tetap mengikuti dengan modifikasi dan diatur sesuai dengan perkembangan kasus.

"Ya perpanjangan, nek ra perpanjangan liyane isih merah ning kene keluarga di situ kabeh dho medun malah jogja merah. Ya lebih baik diteruskan dengan harapan tetap bisa mengontrol mobilitas masyarakat. Kan memang susah, mengontrol orang kan susah mau gak boleh pergi di waktu lebaran yo mesti lungo ra mungkin orang kon dirumah ya disuruh di rumah terus, ya ndak mungkin,"jelasnya.

Sri Sultan menambahkan secara umum aturan PPKM mIkro sama dengan aturan sebelumnya. Hanya saja ada penambahan 5 provinsi yang ikut memberlakukan PPKM Mikro sehingga menjadi 20 provinsi.

"Ada penambahan jadi 20 ya, ada Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua," jelasnya.

Keputusan itu dituangkan dalam Instruksi Gubernur Nomer 10 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di DIY untuk pengendalian penyebaran COVID19 yang ditandatangani Gubernur DIY pada 5 April 2021.

Secara umum perpanjangan PPKM Mikro masih sama dengan peraturan sebelumnya, hanya saja ada perubahan terkait pengaturan zonasi COVID19 berbasis Rukun Tetangga.

"Rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial ditutup, jika Rukun Tetangga RT masuk zona orange atau zona merah. Pengaturan zonasi yaitu, berdasar jumlah kasus selama 7 hari. zona hijau jika tidak ada kasus positof, zona kuning jika terdapat 1-2 rumah terkonfirmasi positif, zona oranye jika terdapat 3-5 rumah terkonfirmasi positif dan zona merah jika lebih dari 5 rumah terkonfirmasi positif," kata Sri Sultan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00