Jogja Cross Culture Perayaan HUT Kota Yogyakarta ke 264

KBRN, Yogyakarta : Kemeriahan dan keramaian dengan berbagai atraksi pertunjukan seni di jalanan, pada perayaan HUT Kota Yogyakarta ke 264 ini harus ditiadakan.

Jogja Cross Culture yang biasanya menyajikan pertunjukan secara gemuruh dan mengundang banyak penonton, harus disajikan secara virtual namun tetap menghibur masyarakat.

"Kali ini dalam kebiasaan baru disajikan dengan konsep daring melalui kanal Youtube Pemkot Jogja dan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta akan menjadi venue utama kali ini. Tumapak Ing Jaman Anyar akan menyajikan musik, tarian, flow art, fashion show, acrobatic dan animasi," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti.

Menurutnya, Jogja Cross Culture kali ini mengangkat tema Tumapak ing Jaman Anyar  dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta ke 264 Tahun.

"Tumapak ing Jaman Anyar mengandung makna memasuki era jaman baru yang penuh dengan hal baru, kebiasaan baru, kenormalan baru dan cara hidup baru," imbuhnya.

Meski dalam kebiasaan baru, Namun hal tersebut tidak membuat kota Yogyakarta berhenti dinamis, justru menjadi semangat baru dalam melangkah kedepan di era baru ini. 

"Dalam situasi ini kita dituntut untuk membaca keadaan dan kondisi serta tantangan adaptasi baru dalam situasi pageblug. Tidak hanya di Indonesia, Wabah Covid-19 menjangkit seluruh belahan pelosok dunia dan membuat kita untuk lahir dengan kebiasaan baru, begitu juga dalam penyelenggaraan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta 264," jelasnya. Berbagai artis seperti Didik Nini Thowok, Elisha Orcarus Allasso, Anter Asmorotedjo, Lemari Lila, Pulung Jati Rangga, Gatot Danar akan mengisi pertunjukan daring kali ini. Dan Talkshow dengan tema Tumapak ing Jaman Anyar, pada program gandhes luwes akan menghadirkan H. Haryadi Suyudi (Walikota Yogyakarta), Heroe Poerwadi (Wakil Walikota Yogyakarta), KPH Notonegoro (Kraton Yogyakarta), Sekar Sari (Aktris), Yetti Martanti (Kadinas Kebudayaan Kota Yogyakarta), dan Heri Pemad (Penggerak Seni Budaya) dan akan mengundangb secara daring Jill Morgan dari Australia dan Thierry Timan dari Kaledonia Baru yang akan membahas tentang gerakan bersama dalam rangka mewujudkan kota Yogyakarta sebagai kota yang nyaman huni yang berpijak pada keistimewaan dengan menguatkan karakter seni, budaya, sosial dan tata design serta arsitektural kota Yogyakarta.

Para penonton dapat menikmati secara virtual acara Tumapak Ing Jaman Anyar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta 264 pada Pukul 19.30 - 20.30 wib Rabu-Kamis (7-8/10/2020) di Youtube Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta dan Pemkot Jogja. (ian)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00