Bioskop DIY Belum Buka

cinema_illustration

KBRN, Yogyakarta : Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X telah mengeluarkan Instruksi Gubernur DIY nomer 27 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM level 3 COVID19 di DIY.

Dalam Ingub yang berlaku hingga 20 September mendatang diantaranya bioskop dapat beroperasi dengan sejumlah persyaratan.

Yakni ; wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai; kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam Peduli Lindungi yang boleh masuk; pengunjung usia < 12 tahun dilarang masuk; dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop; mengikuti protokol kesehatan yang diatur olehKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif danKementerian Kesehatan; dan daftar perusahaan yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menanggapi hal itu, Public Relation Manager CGV Marsya Gusman mengatakan, pembukaan bioskop CGV akan dilakukan secara bertahap.Dimulai dari wilayah DKI Jakarta lalu dilanjutkan ke beberapa daerah lainnya termasuk di DIY, sesuai kebijakan masing-masing pemerintah daerah.

Hal itu dilakukan berdasarkan arahan pemerintah pusat yang menginginkan pembukaan bioskop hanya diperuntukan bagi wilayah yang masuk ke dalam zona hijau Covid-19.

Untuk bioskop CGV di DIY pihaknya belum bisa memastikan kapan itu akan dibuka, karena pihak manajemen CGV perlu melakukan kesepakatan terkait kebijakan yang dikeluarkan oleh pemangku wilayah." Sekarang dimulai di Jakarta, dan diikuti daerah lain. Ya seperti dulu lah, karena ada kebijakan dari daerah juga. Untuk DIY belum ada kepastian," kata Marsha melalui sambungan telepon, Rabu, (15/9/2021).

Terpisah, Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP DIY, Nur Hidayat mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan rutin ke seluruh bioskop terutama dalam penerapan prokes.Termasuk memastikan pihak manajemen telah menyediakan QR code peduli lindungi disetiap pintu masuk bioskop.

"Itu wajib kami lakukan, semuanya akan kami pantau terutama penggunaan aplikasi peduli lindungi. berharap semua arahan dari pemerintah itu dapat dilaksanakan oleh seluruh manajemen bioskop yang ada di DIY. Jika tidak, ya kami akan melayangkan surat teguran, jadi kami minta syarat-syarat pembukaan bioskop itu dipenuhi," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta, Selasa, (14/9/2021) menegaskan belum akan mengijinkan pembukaan bioskop.

"Ya nantilah itu tempat berkumpul kita batasi jangan membuka ruang seperti itu yang mungkin yang penting bagi saya siapa yang bertanggung jawab asal buka yang bertanggung jawab siapa, kalau gak ada yang bersedia ya sudah," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00