Pertama di Indonesia, Rudy Hadisuwarno Traning Centre Dibuka di Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta : Grand Opening Training Centre Rudy Hadisuwarno di Jl. Adisucipto KM 7,5 No.5 Depok, Sleman Yogyakarta, pertama di Indonesia sebagai bentuk kepedulian PT. Rudy Hadisuwarno yang bergerak dalam bisnis kecantikan, dalam mengembangkan ketrampilan dan pembentukan karakter profesional generasi penerus bangsa yang dapat bersaing dalam dunia industri, khususnya industri kecantikan.

Penata rambut sekaligus pemilik jaringan bisnis salon rambut dan kecantikan, Rudy Hadisuwarno menyampaikan, pendidikan luar sekolah atau keterampilan di Rudy Hadisuwarno school sudah ada sejak tahun 1974, setara dengan program Diploma 1 mulai dari dasar sampai dengan selesai yang terbagi menjadi 3 level.

Menurutnya, dengan diluncurkannya Training Centre di Yogyakarta sebagai Pilot Project ini, dijelaskannya, karena melihat peluang minat generasi milenial yang sangat kreatif dan pendidikan kilat.

"Pada umunya generasi milenial ini yang sangat kreatif dan mereka tidak membutuhkan pendidikan yang panjang, umumnya kalau pendidikan terlalu panjang mereka malah bosan," katanya.

Menurutnya, pendidikan di Training Centre ini berkisar antara 1 minggu-1 bulan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Karena ternyata peserta didik ini tidak menginginkan pendidikan komplit, lebih spesialisasi. misal di salon hanya ingin melakukan pekerjaan gunting rambut, hanya ingin menjadi colourist, maka mereka tidak perlu belajar seluruhnya. Maka dinamakan pusat pelatihan," jelasnya.

Selain ada yang berbayar, Rudy menyebutkan, terdapat program beasiswa untuk menjadi pekerja di salon yang terdapat sekitar 80 salon di kota-kota besar seluruh Indonesia.

"Kami memang banyak membutuhkan tenaga kerja, saya pikir Jogja menjadi tempat yang ideal untuk membuka pusat perekrutan dan pelatihan untuk mereka yang ingin bekerja di Rudy Hadisuwarno," tambahnya.

Kriteria penerima beasiswa dijelaskannya, bisa yang sudah memiliki dasar, maupun yang masih pemula atau belum memiliki pengetahuan sama sekali terkait dunia kecantikan.

"Jadi bagi mereka yang tidak ingin bekerja di Rudy mungkin mau buka sendiri maupun mau freelance ya itu mereka berbayar, karena itu tidak terikat kontrak kerja. dan untuk gratis terikat kontrak kerja selama Dua tahun," ujarnya.

Dengan fokus pelatihan rambut dan make up , jumlah trainer 2 orang, pihaknya menargetkan penjaringan setiap bulan sekitar 10 orang untuk berbayar maupun yang beasiswa.

Dibuka di Jogja dengan karakteristik masyarakat mau kerja dimana saja atau merantau, Rudy menyebutkan,pembukaan Training Centre Rudy Hadisuwarno, Rabu (11/3/2020) diharapkan dapat membantu membuka peluang lapangan kerja dengan menyiapkan tenaga profesional dan dapat langsung mendapat pekerjaan. (ian/joel)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00