Akibat Covid-19, DPRD Kulon Progo Rayakan Hari Jadinya secara Sederhana

KBRN, Kulon Progo : DPRD Kulon Progo akan memperingati hari jadinya yang ke 68 secara sederhana. Pandemi COVID-19 yang masih melanda, menjadi alasannya. 

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati mengatakan, meski sudah berumur 67 tahun, namun hari jadi DPRD Kulon Progo baru diperingati dua kali. Dalam peringatan di masa pandemi Covid-19, maka kegiatan peringatan diadakan secara terbatas.

Selain itu juga tidak ada alokasi anggaran di APBD Kulon Progo sehingga dalam penyelenggaraan nya merupakan gotong royong antar fraksi dan CSR Bank BPD DIY.

Adapun kegiatan peringatan hari jadi DPRD Kulon Progo yang ke-67 tahun 2021, di antaranya silaturahmi kepada mantan Bupati Kulon Progo yang masih hidup ziarah ke makam mantan bupati yang sudah meninggal. 

"Pada Bupati yang sudah wafat kami akan berziarah. Ada tujuh titik dari periode pertama sampai ke enam. Kalau yang masih hidup kami akan silaturahmi. Khusus pak Hasto, karena jabatannya saat ini maka ada jadwal sendiri," ucap Akhid Nuryati, Rabu (13/1/2021).

Akhid menjelaskan, kegiatan kedua yaitu lomba foto destinasi wisata antar fraksi di DPRD Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan mulia, yaitu mempromosikan destinasi wisata di Kulon Progo. Lomba ini akan mengacu pada tema 'Sinergi untuk mengatasi pandemi dan terpadu untuk Kulon untuk Progo maju'.

"Jadi juri harapannya bisa memiliki kepekaan, artinya foto di destinasi tersebut bisa menggambarkan dari tema," ujarnya.

Kemudian yang ketiga, adalah rapat paripurna. Untuk internal DPRD akan hadir langsung dan virtual secara umum. kemudian ada momentum yaitu apresiasi kepada Lurah dan Panewu yang tingkat pembayaran pajak PBB-P2-nya tepat atau disiplin. Hal ini merupakan bagian dari memotivasi dan mengapresiasi kerja mereka. 

"Penghargaan ini adalah bagian kecil dari reward & punishment yang diterapkan DPRD. Kami menaruh perhatian besar pada Lurah dan Panewu yans sudah berhasil melaksanakan tugas ini. Harapan kedepan akan semakin baik dan reward dari Pemkab juga semakin baik sehingga jalannya pemerintahan akan semakin baik pula," ujarnya.

Akhid menuturkan, pandemi memang membuat semua menjadi serba terbatas. Jika tahun lalu berlangsung cukup meriah karena belum ada covid-19, maka untuk tahun ini berlangsung terbatas dengan protokol kesehatan, meski tetap tidak mengurangi makna dari hari jadi. 

Dia menambahkan, tujuan utama dari peringatan Hari Jadi DPRD Kulon Progo adalah menyosialisasikan lembaga DPRD kepada masyarakat agar mereka juga mempunyai rasa memiliki atau handarbeni terhadap DPRD. Tujuan lainnya adalah untuk memotivasi anggota DPRD Kulon Progo agar bekerja sesuai dengan Tupoksinya bersama dengan Pemerintah Kabupaten, membangun Kulon Progo secara bersama-sama. 

"Apalagi di era sekarang ini, kinerja DPRD Kulon Progo sudah bisa dilihat secara utuh oleh masyarakat," tutur Akhid.

Akhid mengharapkan, di tahun 2021 pandemi segera berakhir. Vaksinasi dan pemulihan ekonomi masyarakat bisa berjalan lancar. Disisi lain, kinerja lembaga DPRD akan terus meningkat, karena di tahun 2022 akan mengakhiri RPJMD Bupati tahun 2017-2022. Tupoksi DPRD yaitu pengawasan, dimana DPRD mengawasi roda pembangunan di Kulon Progo. 

"Saya ingin memotivasi teman-teman DPRD, karena kami memiliki tugas berat di tahun 2021. Menyikapi pandemi, memulihkan ekonomi," pungkasnya. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00