Gandung Pardiman Apresiasi Program 'Bangun Dusun' di Sleman

Sosialisasj Bangun Dusun di Sumberadi Mlati

KBRN, Sleman : Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman mengaku tertarik dengan program dan kegiatan yang diusung pasangan calon (Paslon) Bupati Sleman Sri Muslimatun dan Amin Purnama (MuliA), Paslon yang diusung Partai Golkar, NasDem dan PKS ini, menurutnya, bertekad membangun dusun nganti wangun (sampai baik-red.)

"Semangatnya kan ingin memberdayakan dusun dengan anggaran per dusun Rp100 juta. Saya tertarik sekali dengan program ini. Artinya, pembangunan di Sleman ke depan tidak akan jomplang dan merata di seluruh wilayah Sleman," kata Gandung saat menghadiri undangan warga RT 06 Ngentak, Sumberadi, Mlati, Minggu (18/10/2020).

Gandung menjelaskan, dana dusun yang bersumber dari APBD Sleman tersebut akan diberikan kepada seluruh dusun dengan tujuan agar pembangunan di Sleman bisa merata. Dana tersebut berbeda dengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa.

"Jadi mohon program ini ditanggapi secara serius ini. Ini akan menjadi tantangan bagi masyarakat. Kalau program ini nanti sukses, nominalnya bisa ditambah setiap tahun karena tujuannya memang untuk mempercepat pembangunan dan kemajuan desa," kata Gandung. 

Mwenurut Gandung, walaupun yang dia hadiri merupakan komunitas kecil (tingkat RT), ia akan terus memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat demi masa depan Sleman yang lebih baik.

"Kami akan terus berjuang, memberikan edukasi politik dan pembelajaran demokrasi di masyarakat," tegas Gandung.

Calon Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman dinilai belum maksimal karena pembangunan belum merata. Untuk itu, sudah saatnya Sleman merealisasikan pembangunan dari dusun, mulai sarana dan prasarana hingga infrastruktur untuk pemerataan pembangunan.

"Sudah saatnya menjadikan masyarakat di dusun-dusun sebagai subjek pembangunan. Dengan fokus pembangunan mulai dari dusun, target pemerataan dapat terlaksana. Konsep ini akan memberi peluang ekonomi lokal berkembang," katanya.

Jika dusun memiliki infrastuktur dan sarana prasarana yang baik, lanjutnya, kegiatan ekonomi lokal akan mudah berkembang. Nantinya, setiap dusun memiliki anggaran sendiri, memilki badan usaha milik dusun, bank sampah dusun hingga balai budaya milik dusun.

Semua potensi dusun harus digali agar bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dusun. Membangun dusun sampai wangun. Itu menjadi salah satu fokus yang akan dilakukan oleg paslon MuliA.

"Saya yakin, warga dusun di Sleman mampu mandiri, lebih sehat, bersih, rapi dan indahn," tambah Cabup yang diusung PKS, Golkar dan NasDem tersebut. (koes/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00