Pilkada Sleman Harus Berjalan Damai

Penandatanganan Ikrar Pilkada Damai

KBRN, Yogyakarta : Tiga bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, yaitu Kustini-Danang Maharsa, Sri Muslimatun-Amin Purnama, juga Danang Wicaksono-Agus Kholik, diminta ikut menciptakan Pilkada damai.

Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa menekankan, jangan sampai pemilihan kepala daerah, dikotori sejumlah isu yang rentan menciptakan konflik, seperti politik identitas, politisasi SARA, informasi hoax, hingga politik uang.

”Kita akan terus berkoordinasi dan mengundang mereka, juga akan mengirim surat himbauan untuk mereka, kaitannya larangan-larangan yang ada dalam aturan,” ungkapnya di Sleman, Jumat (18/9/2020).

Sedangkan Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi berpendapat, aman dan damai menjadi keharusan dalam pelaksanaan pilkada. Jika nanti ada oknum yang sengaja merusak suasana kondusif, pihaknya berharap instansi berwenang untuk bertindak tegas.

”Terkait dengan kerawanan dan konflik, dari sisi keamanan saya kira Kepolisian dan TNI punya cara kerja sendiri, dan kerawanan yang lain teman-teman Bawaslu punya kewenangan ke sana,” ucap dia.

Selain berharap damai, Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi pun mengingatkan, agar para kontestan tidak melupakan protokol kesehatan, untuk mencegah penularan covid-19. (ws/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00