Di Demo Warga, Pamomg Nekat Jual KTP Pada Bakal Calon Bupati Jalur Independent

Warga melakukan unjuk rasa di kantor kalurahan. Foto: Wahyu Wibowo
Suasan Mediasi

KBRN, Gunungkidul: Warga Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa menuntut pamong kalurahan mundur.

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga pada pamong kalurahan yang mungkin melanggar karena diduga KTP warga untuk mendukung bakal calon bupati pada pilkada Desember 2020 mendatang.

Aksi Koordinator, Amrih Nugroho kepada media mengatakan, KTP pencatutan ini diketahui warga setelah adanya proses pengungkit faktual dari KPU.

Asian warga kaget lantaran banyak warga yang tidak memberikan dukungan namun namanya masuk dalam verfak. Setelah diusut bukti dukungan bakal pasangan yang diberikan oleh pamong desa.

"Pembinaan oleh sejumlah warga ada dua nama Sudiyanto dan Wartono yang diduga menjadi pelaku penjualan data KTP tersebut," kata Amri, Kamis (13/8/2020).

Aksi unjuk rasa sempat memanas saat dua pamong ini diklarifikasi oleh lurah dan perwakilan masyarakat. Tuntutan warga meminta pamong dipecat secara tidak hormat.

Proses mediasi yang dilakukan di Balai Kalurahan Nglegi juga mendapat pengawalan yang ketat aparat kepolisian dan TNI. Hingga berakhirnya proses mediasi keadaan tetap kondusif.

Lurah Nglegi, Wasdiyanto mengatakan, dua pamong tersebut sudah mengakui perbuatanya dan sudah menyatakan surat pernyataan bermaterai.

Waspada pengadilan yang meminta maaf mundur, Yanto mengaku tidak bisa langsung memutuskan. Sebab menurutnya hal tersebut ada mekanismenya ada.

"Kita juga telah memberikan surat peringatan pada kedua pamong ini," ungkapnya.

Dalam keterangan kedua pamong, KTP tersebut dijual. Namun pihak kalurahan tidak tahu berapa nominal yang pamong dapatkan. Yanto memperkirakan faktor ekonomi yang menjadi alasan mereka melakukan hal tersebut.

"Mereka tidak mau terbuka pada siapa dukungan yang diberikan, hanya memang ada sekitar 2900 KTP yang dicatut," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00