12 Pejabat Pensiun Tahun Ini, Sultan Tarik Sekda Sleman Kembali ke Provinsi

KBRN, Yogyakarta : Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta , Sri Sultan HB X berencana menarik kembali Sekda Sleman, Sumadi ke Pemda DIY.

Sri Sultan mengatakan, Sumadi sangat dibutuhkan seiring terus berkurangnya pejabat eselon 2 Pemda DIY, karena memasuki masa pensiun.

"Tahun 2020 ini, ada 12 Pejabat eselon 2 yang pensiun. Kita kekurangan. Makanya Pak Sumadi kita tarik lagi," kata Sri Sultan di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (8/1/2020).

Diakui, penarikan kembali Sumadi ke Pemda DIY, terkendala adanya peraturan Kepala Daerah tidak boleh melakukan mutasi sejak 6 bulan sebelum habis masa jabatan, untuk Sleman paling akhir mutasi pejabat 8 Januari kemarin.

Untuk itu, Pemda DIY masih akan berkonsultasi ke Kemendagri terkait persoalan ini. Apalagi, penggantian Sekda sebenarnya berdasar keputusan Gubernur.

"Masalahnya kan begini masalahnya kan kalau kami butuhnya ini kan kalau sekarang 6 bulan sebelum habis masa jabatan Bupati tidak boleh melakukan pergeseran pejabat. Nah, saya akan coba komunikasi dalam negeri, apakag Sleman dianggap melanggar hukum atau tidak jika itu dilakukan. Kan bukan bupati yg mengganti. Kami butuh Pak Madi pindah di provinsi," jelasnya.

Sementara terkait pengganti Sumadi sebagai sekda Sleman, jika nantinya Sumadi berhasil kembali ke Pemda DIY, Sultan menyebut, pemda Sleman dapat mengusuljan sejumlah nama ke Gubernur.

"Ya kan Sleman sudah bentuk pansel sekda, kan lelang tim sudah dibentuk ya sudah berproses saja.

Pak Madi itu kan kita butuhkan karena pejabat eselon dua nya kurang. Ha jadi kami minta Sekda Sleman bisa diisi dari Sleman. Kalau Sleman ada yang memenuhi syarat ya diajukan saja, kan prosesnya pemilihan," lanjutnya.

Sumadi sendiri dilantik menjadi Sekda Sleman pada 3 Januari 2017, setelah lolos seleksi Sekda Sleman. Sebelum menjadi Sekda Sleman, Sumadi menjabat sebagai Kepala Inspektorat DIY.

Kepala BKD DIY, Agus Supriyanto menyebut 12 pejabat eselon 2 DIY memasuki masa pensiun 2020 ini termasuk dirinya.

"Tahun ini itu yang pensiun ada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sasongko; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bambang Wisnu Handoyo; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Andung Prihadi Santosa; Kepala Dinas Sosial, Untung Sukaryadi; Kepala Badan Kesbangpolinmas, Agung Supriyono; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, dr RA. Arida Oetami. Selain itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Umar Priyono; Asisten Sekda Bidang Pemberdayaan SDM, Arofa Noor Indriyani, dan termasuk, saya sendiri juga pensiun," (wur/ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00