Muncul Kriteria Pemimpin Ibukota Baru, Apa Saja Karya Arsitektur Ridwan Kamil?

KBRN, Yogyakarta : Presiden RI Joko Widodo memberi nama Ibu Kota Negara (IKN) dengan sebutan "Nusantara", bahkan Presiden juga menyebut kriteria pemimpin yang tepat untuk ibu kota baru kelak.

“Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek,” kata Presiden Jokowi saat bertemu pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1).

Tentu saja, publik menerka Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang memang dikenal sebagai arsitek jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sebelum memutuskan terjun ke dunia politik, pekerjaan Ridwan Kamil adalah arsitek.

Bahkan, tidak sedikit kalangan menyebut-nyebut Ridwan Kamil, sebagai salah satu kandidat yang dimaksud oleh Presiden Jokowi.

Walau Ridwan Kamil sendiri tidak ingin berspekulasi. Apalagi berandai-andai.Jauh hari ketika diamanahi menjadi Wali Kota Bandung hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merupakan praktisi sekaligus dosen arsitektur di ITB.

Karya rancangan Ridwan Kamil, tidak hanya di Indonesia. Tetapi tersebar hingga ke benua Asia dan Eropa. Ciri khas desain karya pria yang akrab disapa Kang Emil itu, adalah filosofi yang mendalam dalam setiap goresannya.

Melalui firma arsitektur Urbane, karya ridwan kamil ada di berbagai daerah Indonesia dan mancanegara. Di antaranya masjid berbahan batako; terbuat dari abu letusan gunung merapi, Museum Tsunami di Aceh, Sekolah anti gempa di Pangalengan Bandung, kawasan elit di Kuningan Jakarta, superblok di Cina, sampai bangunan di Syiria.

Salah satu karya Kang Emil yang monumental di dalam negeri adalah Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. Bangunan itu menggambarkan bagaimana rakyat Aceh bersedih dan bangkit dari bencana besar yang terjadi pada 2004 lalu.

Kemudian, Marina Bay Waterfront di Singapura. Tak ketinggalan sebuah rancangan kota baru dan dianggap sebagai salah satu kota masa depan, Ningbo Newtown, Tiongkok.

Tak hanya mendesain soal bangunan dan kawasan publik, lulusan Universitas California Berkeley ini juga getol merancang desain masjid di dalam dan luar negeri. Salah satu karyanya Masjid 99 Kubah di Kota Makassar. Ada pula Masjid Syeikh Ajlin di Palestina, yang masih dalam tahap pembangunan.

Bahkan tidak kurang dua puluh penghargaan terkait karya arsitektur dan tata kota diraih Kang Emil. Rancangan masjid Al-Irsyad yang dipersembahkan bagi mendiang ayahnya, diganjar _Top 5 best Building of The year 2010_ oleh _ArchDaily_. Menjadi satu dari 25 masjid terindah di dunia versi _Complex Magazine_.

Dikutip rri.co.id sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di dampingi Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, usai melakukan ziarah ke makan Syaikhona Moh Kholil, Desa Martajasah, Bangkalan mengatakan, dirinya mengaku sudah membaca ada beberapa kriteria kepala daerah yang akan di pilih menjadi kepala badan otorita Ibu Kota Negara (IKN) salah satunya yang berlatar belakang arsitek.

“Itu mah baru kira-kira dan belum pasti saya juga, saya juga baca tadi malam ada kriteria kepala dearah yang arsitek, maksud pak presiden saya tidak tahu buat siapa, namun siapapun yang terpilih tentunya harus maksimal membangun ibu kota yang sudah di putuskan pindah ke Kalimantan, saya tidak mau GR takut salah,” ujar Ridwan Kamil, ditemui sejumlah awak media saat santap sate di PKL wisata Religi Pasarean Syaikhona Moh Kholil, Kamis (20/1/2022).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar