9 tahun UUK DIY, Aktivis Pejuang Keistimewaan : Rem Belanja Fisik

Widihasto Wasana Putra

KBRN, Yogyakarta : 9 tahun sudah UU no 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY disahkan.

Saksi Sejarah, Aktivis Perjuangan Keistimewaan DIY, Widihasto Wasono Putra berharap pemerintah meningkatkan partisipasi publik dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program yang didanai danais.

Tidak hanya itu, kegiatan fisik juga harus ditekan, dialihkan ke kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, berdampak pada sosial ekonomi masyarakat, mewujudkan kesejahteraan rakyat.

" Pemda harus lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan," kata Widihasto Wasana Putra kepada RRI, di sela-sela kegiatan Vaksinasi Bhinneka Tunggal Ika di Sasono Hinggil Kraton Yogyakarta, Senin, (30/8/2021).

Widihasto juga mendesak pemda mengerem belanja fisik, dialihkan ke program yang merakyat.

"Di rem belanja fisik. Alokasikan refokusing ke program yang memiliki pengaruh ekonomi masyarakat. Tapi ya jangan hanya bagi sembako. Perlu penciptaan lapanagan kerja, dukungan permodalan, dan dukungan lain yang dirasakan masyarakat Jogja," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00