9 Tahun Keistimewaan DIY, Kemiskinan & Gini Ratio Masih Jadi PR

Wakil Ketua DPRD DIY daei FPKS, Huda Tri Yudiana

KBRN, Yogyakarta : 9 tahun sudah status keistimewaan bagi DIY merupakan anugrah yang patut disyukuri.

Namun, juga masih memerlukan sejumlah perbaikan agar tujuan kesejahteraan rakyat bisa terwujud.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan status keistimewaan berikut dana keistimewaan belum juga mampu menurunkan angka kemiskinan dan gini ratio yang hingga kini masih menjadi PR bagi DIY.

"Ada yang perlu kita perbaiki agar status keitsimewaan lebih mensejahterakan rakyat. Perlu evaluasi dan perbaiki bagaimana keistimewaan berdampak pada penurunan angka kemisikinan. Karena nyatanya,  kemiskinan kita tertinggi di Jawa. Begitupun Gini ratio tidak lebih baik , sekarang kita tertinggi di Indonesia," terang Huda Tri Yudiana, kepada RRI, Senin, (30/8/2021).

Keistimewaan DIY diharapkan juga berdampak nyata bagi masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan.

"Lapangan pekerjaan lebih mudah dicapai," tambahnya.

Huda juga berharap distribusi anggaran bisa lebih merata.

"Distribusi anggaran ke masyarakat, penyaluran danais harus lebih merata. Sekarang memang sudah banyak memggelontorkan anggaran, tapi penggunaan belum merata kepada masyarakat," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00