Polsek Semin Tangkap Pelaku Penggandaan Uang Palsu

Pelaku pengandaan uang palsu mendekam di polsek Semin

KBRN, Gunungkidul : Polsek Semin, Gunungkidul, D.I Yogyakarta berhasil mengungkap praktik penggandaan uang palsu. Selain mengamankan pelaku berinisial A yang merupakan warga Nyemani, Sidoharjo, Samigaluh, Kulonprogo, polisi juga mengamaankan barang bukti.

Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan, pengungkapan ini bermula dari laporan warga masyarakat yang curiga dengan pelaku yang diketahui baru sekitar 2 bulan mengontrak di salah satu rumah warga. Kecurigaan muncul karena tidak ada ijin tinggal.

Pelaku ini tinggal di rumah Supiyanto, warga Padukuhan Candi, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul. Dalam menggandakan uang pelaku diketahui mencetak menggunakan mesin fotocopy. Aksi nekat itupun kemudian diketahui oleh warga.

"Setelah melakukan penyelidikan, petugas segera menggerebek rumah Supiyanto, warga Padukuhan Candi, Kalurahan Candirejo, yang ditempati warga Kulonprogo,” katanya kepada rri.co.id, Kamis (14/1/2021).

Dalam penggerebekan itu, polisi tidak berhasil menemukan pelaku. Setelah dilakukan pengejaran, petugas akhirnya petugas berhasil meringkus pelaku pada hari Rabu (13/1/) kemarin. 

Polisi berhasil menyita barang bukti beberapa gepok uang palsu yang jumlahnya mencapai Rp4 juta 400 ribu. Selain uang palsu pecahan Rp100 ribuan, Polisi juga menyita alat fotocopy.

"Oleh penegak hukum, pelaku akan dikenakan Pasal 26 ayat (1) (2) UURI No 7 tahun 2011 ttg Mata Uang jo pasal 244 ayat (1) KUHP, " ungkap Arif.

Dalam keteranganya kepada penyidik, pelaku A nekat menggandakan uang karena ia menjadi korban penipuan serupa oleh temannya. Dalam pengakuan seluruh peralatan pencetakan uang dia beli dari Klaten, Jawa Tengah. Saat ini pelaku masih dalam penahanan dan pemeriksaan polisi untuk penyelidikan. (wib/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00