Warga Yogyakarta Kena Tipu 1,3 Milyar

Tim kuasa hukum LFD (Jiwa Nugroho, tengah) menunjukkan berkas laporan dari Polda DIY

KBRN, Yogyakarta : Seorang perempuan warga Sleman Yogyakarta berinisial LFD, menjadi korban investasi bodong Bittorrent Trust, dengan nilai kerugian hingga Rp 1,3 milyar.

Awalnya, korban enggan menginvestasikan uang miliknya, yang tersimpan di rekening deposito. Tetapi menurut Jiwa Nugroho selaku kuasa hukum LFD, para terlapor berinisial DNC dan NU berhasil membujuk kliennya

Terhitung mulai bulan September tahun lalu, korban yang juga warga Jalan Kaliurang itu, menyetorkan secara bertahap simpanan depositonya. Bahkan ia juga sempat mendapat profit dua persen, dari investasi yang diikutinya.

Tetapi pada akhir Maret lalu, website Bittorrent Trust tiba-tiba hilang dan pihak terlapor berdalih sedang dalam proses perbaikan.

"Sampai sekarang tidak bisa diakses, dan korban tidak tahu siapa penanggungjawabnya," kata Jiwa di Timoho, Jumat (1/7/2022).

Ia pun memastikan, sindikat investasi bodong tersebut sengaja mendompleng nama Bittorrent, dimana aplikasi tersebut merupakan protokol internet untuk berbagi file dengan jaringan yang saling terkoneksi.

Agar kejadian yang menimpa LFD tidak terulang maka Jiwa berharap, masyarakat perlu mengukur resiko sebelum mengikuti investasi apapun. "Terutama cari tahu legalitasnya,"

Sebagai korban investasi bodong hingga milyaran rupiah, LFD sudah melaporkan kasus ini ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Juni kemarin. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar