Satu Pelaku Diamankan BNNK Sleman Terkait Penyalahgunaan Narkotika

Ka BNNK Sleman saat Ekspose di Kantornya Beran

KBRN, Sleman: BNN Kabupaten Sleman berhasil melakukan penangkapan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang melibatkan 1 orang tersangka.

"Satu orang tersangka berinisial TAU warga Mlati Sleman diamankan petugas BNNK Sleman bersama barang bukti satu dompet kecil berita 4 paket sabu berat 4,63 gram," kata Siti Alfiah, Kepala BNN Kabupaten Sleman saat ekspose kepada wartawan di Kantornya Beran, Kamis (27/1/2022).

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman secara masif terus melakukan upaya pengendalian baik melalui pengurangan permintaan narkoba maupun pengurangan pasokan narkoba yang dikemas dalam bentuk Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pada sisi pengurangan pasokan narkoba. Dijelaskan Siti Alfiah, barang bukti lain yang berhasil diamankan adalah 1 buah dompet berisi 35 paket narkotika jenis sabu berat 43,86 gram. Dua unit handphone, 1 timbangan digital, 1 tempat penyimpanan compact disc, 1 pack plastum klip bening, 4 buah pipet kaca, 2 sendok takar, 1 jarum suntik, 1 kardus bungkus kipas angin, 1 pack sedotan bobba dan 1 buku rekening tahapan BCA.

"Saat ini tersangka yang diduga sebagai penjual tersebut diamankan di kantor BNNK Sleman bersama barang buktinya," tambah Siti Alfiah.

Adapun kronologis penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat diduga telah terjadi transaksi peredaran gelap narkotika yang terjadi di wilayah Kapanewon Mlati Sleman.

Selanjutnya petugas BNNK Sleman menindaklanjuti informasi tersebut dan pada hari Senin (24/1/2022) pukul 13.15 WIB petugas BNNK Sleman berhasil mengamankan terangka TAU di rumahnya.

Kepada tersangka akan dikenai pasal tindak pidana setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum melakukan tindak pidana berupa membeli, menerima atau memiliki, menguasai narkotika golongan satu bukan tanaman jenis sabu sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2, UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Siti Alfiah juga menyebut pada tahun 2021 lalu BNNK Sleman telah menetapkan 8 Kalurahan sebagai Desa Bebas Narkoba (Bersinar) yaitu Kalurahan Condongcatur Depok, Purwomartani Kalasan, Sumberrejo Tempel, Tamanmartani Kalasan, Margomulyo Seyegan, Wedomartani Ngemplak, Banyuraden Gamping dan Tlogiadi Mlati.

"Pembentukan Kelurahan Bersinar tersebut merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis masyarakat," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar