Miris, Remaja Putri Dicabuli Bapak Kandung dan Pacarnya Sendiri

KBRN, Gunungkidul: Bunga, remaja putri yang masih duduk di kelas 2 SMP di salah satu sekolah di Kapanewon Semin menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri. Tak hanya jadi korban pencabulan sang ayah, Bunga juga menjadi korban pencabulan pacarnya sendiri. 

Kepala Dukuh tempat tinggal korban mengaku tak mengetahui secara detail kasus pencabulan yang menimpa warganya yang masih di bawah umur. Ia sendiri baru mengetahui persitiwa ini setelah pelaku dijemput polisi. 

"Warga juga sama sekali tidak tau kalau ada peristiwa pencabulan yang dilakukan S, ayah Bunga karena ada penjemputan dari polisi," terang dia, Sabtu (22/01/2022) 

Dia menambahkan, kedua orang tua Bunga sudah lama bercerai. Meskipun lahir di Kapanewon Semin, tapi S tinggal di Bantul. Sedangkan sang ibu bekerja di Kota Yogyakarta. Bunga tinggak di Semin bersama nenek dari ibu. 

"Hubungan S dengan mantan mertua juga baik-baik saja, S juga sesekali pulang ke Semin untuk mengunjungi anak-anaknya," ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang ia dapat, korban telah menjadi sasaran pencabulan sebanyak dua kali. Aksinya tersebut semuanya dilakukan di rumah tempat tinggal korban. Namun tepatnya aksi tersebut terjadi kapan, ia sama sekali tidak mengetahuinya. 

Korban kini sudah tidak tinggal di rumah neneknya dan hidup bersama ibunya di Kota Yogyakarta. Korban sendiri juga sudah tidak bersekolah karena ikut ibunya bekerja di Kota Yogyakarta. Hal ini tentu membuat warga tak mengetahui secara pasti kronologi pencabulan tersebut. 

"Kalau S itu diamankan tak lama dari Tahun Baru. Saya lupa sebelum ataupun sesudah tahun baru," kata dia. 

Dari informasi yang ia dapat, ternyata bocah ini juga menjadi korban aksi yang sama yang dilakukan oleh pacarnya sendiri warga Kalurahan Candirejo Kapanewon Ngawen. Dan aksi pencabulan yang dilakukan pacarnya juga dilaporkan ke polisi. 

"Sepanjang yang saya ketahui, aksi pencabulan yang dilakukan pacarnya sendiri tersebut dilaporkan dua hari sebelum korban melaporkan kebejatan ayah kandungnya ke polisi," jelasnya. 

Kanit Reskrim Polsek Semin, Iptu Sumiran ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun kasus tersebut ditangani oleh Polres Gunungkidul karena di Polsek tidak ada penyidik wanita maka ia arahkan untuk laporan ke Polres Gunungkidul. 

"Beberapa waktu lalu memang ada warga yang datang ke Polsek untuk melaporkan aksi pencabulan tersebut. Tetapi sekarang ditangani Polres," tandas Sumiran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar