Unik, Pria Ini Curi Lampu Lalu Lintas di Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Ulah yang dilakukan seorang pria berinisial ME, asal Surabaya ini mungkin membuat geleng-geleng kepala. 

ME ditangkap aparat kepolisian karena kedapatan mencuri lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Kota Yogyakarta. ME yang kini berstatus tersangka mencuri lampu traffic light yang terpasang di perempatan Wirosaban. 

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Andhyka Donny Hendrawan saat jumpa pers, Kamis (13/1/2022) siang, menuturkan, pelaku melakukan aksinya pada 8 Januari malam. Aparat akhirnya dapat mengidentifikasi pelaku setelah mempelajari rekaman kamera pengawas atau CCTV. 

"Identitas tersangka MENC warga Wonorejo, Tegalsari, Surabaya," kata Kasat Reskrim di Mapolresta Yogyakarta. 

Menariknya, dari pengakuan tersangka, dirinya berpura-pura mengaku sebagai petugas Dinas Perhubungan (Dishub) kala beraksi. ME juga mengelabui penyewaan mobil atau jasa angkut dengan modus serupa. 

"Jadi alasan tersangka akan memperbaiki (lampu lalu lintas) tapi dibawa pulang. Pelaku beraksinya seorang diri di malam hari dan memanggil jasa angkut," papar Andhyka. 

Dijual online

Jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta bersama dengan Dishub Kota Yogyakarta pun bekerja sama demi menangkap pelaku. Tersangka berusia 27 tahun itu dibekuk di kediaman saudaranya di Yogyakarta.

Petugas pun berhasil menyita barang bukti sejumlah lampu lalu lintas atau APILL yang menjadi bukti kejahatan ME. 

Kasat Reskrim memaparkan, lampu APILL yang dicuri tersangka, awalnya hendak dijual secara daring di media sosial (medsos). Namun hingga kini belum ada satupun yang laku terjual. 

Tujuh TKP 

Dari interogasi yang dilakukan, polisi menduga pelaku beraksi karena terdesak kebutuhan ekonomi. Uniknya lagi, ME diduga telah beraksi sedikitnya di tujuh tempat berbeda. 

"Ini masih kita dalami masih kita pengembangan. Dari tujuh TKP belum ada. Motifnya masalah ekonomi. Dan dia coba-coba merangkai peralatan listrik," sebutnya. 

Ketujuh TKP tempat pelaku beraksi di antaranya Simpang Pasar Lama Sentolo, Simpang Mirota Kampus Jalan Godean, Depan RS Pratama Yogyakarta, Simpang Sudimoro Imogiri Barat, Simpang 4 Turi di Sleman, Simpang Empat Gedongan Sleman, dan Simpang Empat RS Wirosaban Yogya. 

"Barang bukti yang diamankan satu unit mobil pick up yang ada depan, kunci Inggris, mesin kontrol bantu APILL, satu buah box APILL tiga aspek, tiang besi panjang 6 meter warna hijau, lampu warning lamp, satu buah mesin kontrol warming lamp, serta beberapa tiang lampu dan kelengkapan lampu APILL," tandas Kasat Reskrim. 

Akibat perbuatannya pelaku terancam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Tersangka saat ini masih mendekam di ruang tahanan Polresta Yogyakarta. (ros) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar