DPR RI Desak RUU Perlindungan Data Pribadi Segera Diselesaikan

KBRN, Yogyakarta : Anggota Komisi I DPR RI, dari Fraksi PKS, Sukamta mendesak pemerintah segera menyelesaikan Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi. Hal itu penting, karena masih minimnya perlindungan data pribadi warga negara Indonesia saat ini.

Dalam seminar daring bertema Langkah Aman dari Kejahatan Digital di Masa Pandemi Covid-19 , Sukamta mengatakan Indonesia termasuk negara paling tertinggal karena belum memiliki regulasi perlindungan data pribadi.

“Sejumlah negara di ASEAN dan Asia sudah memiliki regulasi perlindungan data pribadi milik warga negaranya,” terangnya, Minggu (17/10/20210).

MENURUT Sukamta, minimnya perlindungan data di Indonesia, telah mengakibatkan kasus kebocoran data pribadi termasuk NIK (Nomor Induk Kependudukan) terus saja meningkat.

Bahkan tidak sedikit yang jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam kesempatan yang sama Pakar teknologi informasi, Ferry Wahyu Wibowo mengatakan, pemerintah dan legislatif harus benar-benar melindungi data pribadi warga negaranya.

“Persoalannya, saat ini pun, data pribadi sudah tersebar. Misalnya saat beli handphone baru otomatis memasukkan data pribadi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Tata Kelola Kemitraan Komunikasi Publik Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Hasyim Gautama mengatakan, pengguna internet perlu menekan risiko, terutama saat bertransaksi bisnis dan perdagangan secara online. (wur-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00