33.300 Butir Pil Yarindo Berhasil Disita Polisi

KBRN, Yogyakarta : Polresta Yogyakarta menggelar press realese pengungkapan kasus baru berupa tindak pidana tanpa kewenangan mengedarkan sebuah obat ketersediaan farmasi berupa pil Yarindo, pada Senin (27/9/2021).

Kompol Andhika Donny Hermawan Ipda Agung dari Satres Narkoba mengatakan, kronologi penangkapan. Bahwa ditemukan barang bukti berupa puluhan ribu butir pil Yarindo.

Kompol Andhika Donny menjelaskan, bahwa telah terjadi pengedaran narkoba jenis pil Yarindo dalam waktu 3 bulan ini. Berawal dari pengaduan masyarakat pada tanggal 23 September 2021 pukul 22.30 WIB di wilayah Umbulharjo, Polresta Yogyakarta berhasil menangkap tersangka berinisial DA (laki-laki, 33 tahun karyawan swasta).

“Kami mengamankan atas nama inisial IP dan PE di wilayah umbulharjo, mengamankan barang bukti 3.000 barang butir dan mengamankan terangka inisial DA yaitu jaringan tingkat provinsi dari semarang dan jogja, barang di kirim dari semarang dan langsung meluncur ke lokasi yaitu umbulharjo,“ terangnya.

Barang bukti yang diperoleh dari tersangka DA berupa 28 toples warna putih yang di dalamnya berisi pil Yarindo dengan keseluruhan berjumlah 28.000 butir dan juga 1 buah handphone warna ungu.

Menurutnya, telah ditemukan barang bukti dari saksi inisial IP, 5 bungkus plastik klip berisi pil Yarindo jumlah 50 butir, 3 buah toples warna putih dengan jumlah pil keseluruhsn 3.000 butir, dan juga menyita 1 buah handphone warna biru hitam. Dan di temukan barang bukti 2 toples warna putih berisikan pil Yarindo berjumlah 2.000 butir, 25 plastik klip isi pil Yarindo dengan jumlah 250 butir dari saksi berinisial PE. 

“Barang yang diamankan 28 toples berisi pil Yarindo, total barang bukti kurang lebih 33 ribu 300 butir jenis yarindo. Sehingga kita dapat menyelamatkan anak bangsa karena sudah menyita barang bukti banyak,” imbuhnya.

Terkait kasus ini tersangka DA dikenakan pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp1.000.000.000 (satu milyar rupiah).

Tersangka memperjual belikan pil Yarindo dijual eceran, dan targer pasar nya adalah kelas menengah kebawah seperti Pelajar.  Namun pihak Polresta sudah sepakat tidak menyebutkan harga dan bagaimana efek obat ini setelah dikonsumsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00