FOKUS: #PPKM MIKRO

Demo Tolak PPKM, Ini Pesan Menyentuh Kabid Humas

KBRN, Yogyakarta: Aksi unjuk rasa atau demonstrasi besar-besaran menolak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini berlangsung di berbagai kota. Tak terkecuali di Yogyakarta. 

Namun, Kabid Humas Polda DIY Kombes Polisi Yuliyanto menyampaikan pesan khusus agar elemen masyarakat yang berunjuk rasa berpikir ulang tentang aksi itu. Perwira yang ramah ini meminta agar para aktivis melihat angka kasus Covid-19 akhir-akhir ini. 

"Kita tahu di DIY ini angka kematian karena Covid-19 cukup tinggi. Bahkan kemarin ada berita, angka kematian dalam satu bulan untuk yang isoman (isolasi mandiri,red) ada di angka 400-an," tuturnya. 

Lewat pesan itu, Yuliyanto mengajak agar para aktivis untuk menggunakan cara atau wahana lain dalam menyampaikan kritik atau saran kepada pemerintah soal penanganan pandemi. 

"Masih banyak cara-cara lain yang bisa dilakukan daripada sekadar unjuk rasa. Kami yakin kritikan itu bisa didengar pemerintah," ujar dia, Sabtu (24/7/2021) siang, kepada pewarta di Mapolda DIY. 

Sejumlah elemen pergerakan di bawah koordinasi Aliansi Rakyat Bergerak berencana melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu siang hingga sore. Salah satu tujuan utama mereka menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, turun dari jabatannya karena dianggap tak mampu menangani persoalan pandemi Corona dengan baik. 

"Sehingga saya berharap, elemen mana pun yang akan melaksanakan unjuk rasa hari ini untuk memikirkan ulang. Kasihan warga Yogyakarta. Betul mungkin Anda sehat, tetapi Anda mungkin tidak tahu, virus itu ada di mana. Bisa saja menempel di kaki Anda, tangan Anda atau di rambut," paparnya. 

Kabid Humas tak ingin aksi unjuk rasa yang melibatkan massa besar akan menimbulkan transmisi ataupun klaster baru penyebaran virus Corona. Padahal, angka pertumbuhan kasus dan kematian masih tinggi, sementara rumah sakit serta layanan kesehatan lainnya juga tengah menanggung beban yang berat. 

"Dan ketika Anda pulang ke rumah (pasca demo), dan ada keluarga yang dalam kondisi stamina tidak bagus, virusnya bisa akan kena pada keluarga, dan bukan pada Anda," terang mantan Kapolres Sleman ini. 

Meski demikian, Kombes Polisi Yuliyanto menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan pengamanan maksimal untuk aksi unjuk rasa itu. Demonstrasi ditengarai tidak hanya terjadi di Yogyakarta saja tetapi juga di beberapa kota besar di Tanah Air yang intinya menolak perpanjangan PPKM. (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00