Terungkap, Kasus Pembuangan Bayi di Umbulharjo Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta : Kasus penemuan bayi yang tergeletak di sebuah gerobak bekas jualan tahu walik di Tegalturi Giwangan Rt 12/9 Giwangan,Umbulharjo,Yogyakarta, pada Jumat (30/4) sekitar pukul 19.30 wib, akhirnya menemui titik terang.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, AKP Setyo mengatakan, dari hasil penyelidikan, berhasil mengamankan pelaku berinisial CM yang masih berstatus mahasiswi,

“Setelah diamankan CM bermoduskan membuang bayi tersebut dengan alasan tidak bisa merawatnya karena pelaku akan melakukan KKN dari kampusnya,” jelasnya, Kamis (6/5/2021).

Menurut Setyo, bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan oleh saksi bernama Ersi yang mendengar suara tangis pada malam hari di sekitaran rumahnya. Karena suasana gelap, ia pun mengaktifkan senter HP, dan melihat bayi yang masih dengan ari-ari belum terpotong.

Terdapat juga pakaian bayi, berupa popok, tutup kepala, slemek dan kain selendang warna cokelat hitam.

Setelah mendapat laporan, Reskrim Polsek Umbulharjo mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, selanjutnya membawa bayi tersebut ke RS Wirosaban untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

“Dari olah TKP didapat petunjuk di popok bayi yang bertuliskan “ranap”, selanjutnya penyidik mengecek beberapa rumah sakit dan klinik bersalin di wilayah Yogyakarta dan diketahui bahwa tulisan pada popok bayi tersebut adalah tulisan dari Puskesmas Jetis Yogyakarta,” ungkap AKP Setyo.

Penyidik langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Jetis Yogyakarta sehingga diketahui identitas ibu dari bayi. Bayi tersebut lahir pada Kamis 29 April 2021 jam 10.00 Wib, sementara ibu dan bayi keluar dari Puskesmas Jetis Yogyakarta pada hari Jumat tanggal 30 april 2021 jam 17.00 Wib.

Akibat perbuatannya, pelaku CM akan dijerat pasal 76B jo pasal 77B UU RI NO .35 th 2014 tentang perubahan atas UU NO.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 305 jo pasal 307 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. (krista/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00