Sabtu dan Minggu, Merapi Muntahkan Lava Pijar 56 Kali

Lava Pijar Gunung Merapi (Dokumentasi BPPTKG)

KBRN, Yogyakarta : Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, Gunung Merapi memuntahkan lava pijar sebanyak 36 kali pada Minggu (17/1/2021).

Aktivitas ini berlangsung, setelah sebelumnya sempat terjadi dua kali guguran awan panas pada Sabtu (16/1). Arah luncuran lava pijar menuju ke barat daya, dengan jarak maksimum 1500 meter. 

Kejadian itu terpantau mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB dan disampaikan melalui akun medsos resmi BPPTKG.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso juga menyebut, sejumlah aktivitas kegempaan yang terjadi.

"Gempa guguran sebanyak 43 kali, durasi 12 sampai 188 detik, dan gempa hybrid 6 kali dengan durasi 5 sampai 8 detik," katanya.

Sehari sebelumnya pada Sabtu (16/1), Gunung Merapi juga mengeluarkan lava pijar sebanyak 20 kali, yang terpantau mulai pukul 18.00 sampai 24.00 WIB. Jarak luncur maksimum sejauh 1000 meter ke arah barat daya, dengan beberapa kegempaan yang terpantau. Seperti guguran 29 kali terjadi selama 13 sampai 94 detik, gempa hybrid 12 kali selama 5 sampai 13 detik, serta 4 kali gempa vulkanik dangkal selama 10 sampai 25 detik.

"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar saat terjadi hujan di puncak merapi," lanjut Agus.

Tagar Merapi Viral

Sementara itu, tagar #prayformerapi diviralkan netizen di twitter. Namun jika tagar itu di klik, informasi semua kejadian bencana di Indonesia muncul, tidak membahas spesifik tentang merapi.

Terkait hal ini, BPPTKG berpesan agar masyarakat lebih bijak menyikapi informasi, karena semua orang bebas menggunakan hastag. (ws/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00