DPRD DIY Desak Pemda Tingkatkan Perlindungan Dokter, Perawat & Tenaga Kesehatan Lainnya

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto

KBRN, Yogyakarta : Hasil kontak tracing terkini yang dilakukan oleh pemerintah daerah DIY mendapatkan 53 kasus baru positif Covid-19, sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY tembus angka 2.037.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyatakan, adanya penambahan jumlah kasus positif butuh direspon oleh Pemda dengan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal. 

"Adanya data yang update dan valid kita harapkan bisa pastikan pitulungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan baik dan optimal, terus jalankan disiplin protokol kesehatan agar senantiasa sehat," katanya, Jumat (18/9/2020).

Sesuai data yang dilansir pemda DIY distribusi 53 kasus baru itu berdasarkan domisili di Kota Yogyakarta dengan 16 kasus, Kabupaten Bantul dengan 5 kasus, Kulon Progo 3 kasus, Gunungkidul nihil dan Sleman dengan 29 kasus. 

Sementara distribusi kasus berdasarkan riwayat, dari screening karyawan kesehatan ada 4 kasus, hasil kontak tracing kasus ada 38, perjalanan luar daerah 1 kasus, periksa mandiri 3 kasus dan masih dalam penelusuran ada 7 kasus.

Menurut Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menyebutkan,  laporan jumlah kasus sembuh di DIY mengalami penambahan sebanyak 31 kasus. Sehingga total yang sembuh Covid-19 di DIY saat ini menjadi 1.471 orang.

Sebaran kasus sembuh Covid-19 di DIY hari ini berdasarkan domisili, Kota Yogyakarta 7 kasus, Bantul 5 kasus, Kulon Progo nihil, Gunungkidul nihil, dan Sleman 19 kasus.

Sementara itu, hingga hari ini jumlah total suspek di DIY mencapai 12.134 orang. Dari 12.134 orang itu, 2.037 dinyatakan positif konfirmasi Covid-19 dengan rincian 1.471 sembuh dan 53 meninggal.

Sedangkan untuk kasus aktif saat ini mencapai 513 kasus dengan case recovery rate 72,21 persen dan case fatality rate 2,60 persen.

Berty menambahkan, untuk ketersediaan tempat tidur (TT) di rumah sakit saat ini masih banyak. Hal tersebut karena untuk pasien positif COVID-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) tidak wajib menjalani isolasi di RS.

Penggunaan tempat tidur RS rujukan COVID-19 di DIY hari Jumat (17/8/2020) TT critical ketersediaan ada 48 dan penggunaan 26. Sehingga saat ini sisa 22 TT

Sedangkan jumlah tempat non critical juga masih tersedia dengan jumlah ratusan tempat tidur. 

Jumlah itu berasal dari 27 RS rujukan COVID-19 di DIY. Untuk tempat tidur yang non critical, ketersediaan ada 404 tempat tidur, penggunaan 246 tempat tidur. Sehingga sisanya 158 tempat tidur.

Meski masih cukup tersedia jumlah kamar rawat inap dari 27 rujukan Covid-19 di DIY, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta itu menyatakan, manajemen RS harus memastikan pelayanan kesehatan tetap maksimal. 

"Semoga rakyat senantiasa  sehat,  saling berikan pitulungan kepada mereka yang terdampak pandemi ini. Sistem kesehatan harus terus diperkuat. Pemerintah harus tunjukkan komitmen lebih untuk lindungi dan berikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan bagi dokter, perawat, semua tenaga medis dan tenaga kesehatan di DIY. Jangan sampai sistem kesehatan kalah oleh kecepatan penambahan pasien positif. Jika sistem kesehatan kolaps, berbahaya bagi keselamatan pasien positif. Hal lain, kepada masyarakat, ayo terus disiplin jaga sehat, tetap pakai masker bagi yang beraktifitas di luar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun, " pungkasnya. (wur)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00