4 Anggota Positif, Gedung DPRD DIY Tutup 3 Hari

KBRN, Yogyakarta : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mengumumkan empat anggotanya terkonfirmasi positif Covid-19. 

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan, 4 anggota DPRD DIY yang terkonfirmasi positif COVID diketahui dari hasil uji swab yang dilakukan atas inisiasi DPRD DIY sebagai institusi yang memiliki kesadaran tinggi akan bahaya Covid-19, pada tahap pertama yang diikuti 32 anggota DPRD DIY pada Sabtu (12/9/2020) lalu di RS Hardjolukito, kerjasama dengan Dinkes dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

"Hasilnya ditemukan diantara kami ada empat orang dari anggota DPRD DIY yang positif COVID19. Saya perlu tekankan positif COVID19 ini bukanlah sebuah aib, juga bukanlah sebuah kesalahan. Ini bisa menimpa pada siapa saja. Justru kami memberi apresiasi kepada teman-teman anggota DPRD DIY yang telah bersedia di swab," jelas Huda Tri Yudiana, pada konferensi pers di lobby DPRD DIY, Rabu, (16/9/2020).

Saat ini, dijelaskannya keempat anggota DPRD DIY yang terkonfirmasi positif tanpa gejala dalam kondisi baik dan mengikuti isolasi sesuai protokol tetap (protap) dari gugus tugas.

Dan sesuai aturan ditambahkan Huda, identitas keempat anggota dewan yang terinfeksi Covid-19 tidak dapat disebutkan tanpa persetujuan yang bersangkutan. 

Sedangkan, 23 anggota DPRD DIY lainnya, yang belum melakukan tes swab Sabtu lalu, melakukan tes swab Rabu ini.

Huda menjelaskan, gugus tugas penanganan Covid-19 DIY sedang melakukan tracing  kontak erat maupun seluruh keluarga besar DPRD DIY mulai dari staff, pegawai, operasional dan wartawan. 

"Kami akan melakukan rapid test seluruh keluarga besar DPRD, Sekwan bahkan rekan-rekan wartawan berkoordinasi dengan Sekwan di RS Hardjolukito. Bukan karena ada 4 yang positif tapi memang ini memang program kami sejak awal. Intinya seluruh keluarga besar. Inilah kenapa kami minta penelusuran dilakukan secara masif untuk mendorong gugus tugas melakukan tracing seluas mungkin," tambahnya.

Huda menyebutkan, protokol kesehatan COVID19 di DPRD selama ini sangat ketat. Rapat digelar secara virtual, kehadiran peserta langsung jumlah terbatas. Namun ternyata masih ada yang positif COVID.

Kasus ini juga menguatkan dorongan DPRD DIY kepada Gugus Tugas untuk melakukan tes uji COVID kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kami sudah sejak awal mendorong kepada Gugus tugas, dinas kesehatan melakukan tracing sebanyak mungkin, juga kepada ASN dan perkantoran supaya bisa terdeteksi itu sudah dilakukan, bahkan di Malioboro. Dan kami melakukan swab ini juga sebagai tokoh masyarakat memberi contoh, kemudian bisa lebih mendorong gugus tugas memperluas ujii swab," ujarnya.

Pihaknya menyebut, dengan adanya kasus 4 anggota DPRD terkonfirmasi positif, maka diputuskan gedung DPRD sejak Rabu (16/9/2020) akan dilakukan sterilisasi selama tiga hari.

"Seluruh ruangan tempat sterilisasi sampai Jumat dan kami akan aktif kembali hari Senin, dan rapat-rapat anggaran perubahan, pansus dan lain-lain tetap diselenggarakan secara daring," pungkasnya.

DPRD DIY sementara waktu tidak menerima tamu selama masa sterilisasi termasuk aksi demonstrasi. Protokol kesehatan juga semakin diperketat kedepannya agar penularan tidak semakin masif. (wur)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00