Masyarakat Kian Rentan Hadapi Kekeringan di Tengah Pandemi Covid

Akses air bersih yang mudah sangat dibutuhkan masyarakat saat kemarau

KBRN, Yogyakarta : Potensi bencana kekeringan mengancam wilayah Yogyakarta, jika musim kemarau tiba.

Kerentanan juga bertambah di tengah Pandemi Covid-19, jika masyarakat tidak bisa mencuci tangan untuk mencegah penularan Virus Corona, akibat terbatasnya persediaan air bersih.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Yogyakarta, Halik Sandera, menjelaskan bentuk intervensi yang bisa dilakukan pemerintah, seperti jaminan akses air bersih di lokasi rawan kekeringan.

”Di luar masa darurat Covid-19 ini kan, biasanya tiap kabupaten melakukan suplay air bersih sesuai kebutuhan, harapannya intervensi ini tidak harus menunggu permintaan,” katanya saat dihubungi, Kamis (4/6/2020).

Hal tersebut kata Halik, sangat bisa dilakukan mengingat, setiap pemerintah kabupaten sudah memiliki peta rawan kekeringan.

Agar kebijakan intervensi bisa berjalan optimal, Halik juga meminta pemerintah betul-betul memastikan, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, di lokasi-lokasi yang rawan bencana kekeringan.

”Dari sekarang sudah mulai membangun tempat-tempat penampungan air bersih, yang mudah diakses masyarakat ketika kemarau tiba,” lanjut dia.

Halik Sandera juga menyebut pendekatan lain, menghadapi potensi kekeringan di tengah Pandemi Covid-19, yaitu memetakan potensi sumber air yang bisa diakses masyarakat dalam skala kecil. (ws/yyw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00