FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Ratusan Warga Hargobinangun Sulit Mengakses Air Bersih

KBRN, Yogyakarta : Sekitar 400-an kepala keluarga di wilayah Hargobinangun Pakem Sleman, saat ini sulit mengakses air bersih.

Penyebabnya, jaringan pipa air bersih di empat titik rusak diterjang banjir lahar dingin Sungai Boyong dan Sungai Kuning hari Rabu (1/12/2021) kemarin.

Panjang pipa yang rusak per titik, antara 50 sampai 100 meter yang hanyut terbawa material banjir.

"Posisi jaringan pipa yang rusak rata-rata berada di pingir sungai," kata Lurah Hargobinangun Amin Sarjito, Kamis (2/12/2021).

Kerusakan jaringan pipa itu menyebabkan suplay air tidak lancar, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun bagi pemilik penginapan.

Saat ini, sebagian warga dan relawan sudah mengecek ke lokasi untuk memantau kondisi kerusakan pipa, sekaligus mendata kebutuhan yang diperlukan untuk perbaikan.

Amin juga belum bisa memastikan, apakah jaringan pipa bisa diperbaiki hari ini juga, tetapi sebagai antisipasi krisis air bersih, pihaknya sudah mengajukan permintaan droping air bersih ke BPBD.

"Diperkirakan butuh 10 sampai 11 tangki air bersih per hari," lanjut dia.

Kejadian jaringan pipa air  bersih yang rusak diterjang banjir lahar diakuinya, sudah seringkali terjadi ketika musim hujan.

Namun utk menaikkan tinggi pipa sudah tidak memungkinkan, karena bisa mengganggu kerja sistem gravitasi, memungkinkan air mengalir dari sumber ke pemukiman warga.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan dengan normalisasi sungai, karena tinggi endapan material batu dan pasir saat ini mencapai 15 sampai 20 meter, dari dasar sungai sehingga hampir mendekati jaringan pipa. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar