Berbagai Wilayah di Bantul Tak Alami Kekeringan Tahun ini

KBRN, Bantul : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul akan mengalihkan anggaran untuk penanganan bencana kekeringan untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Hal ini lantaran di musim kemarau tahun ini anggaran tersebut tidak digunakan sama sekali.

Menurut Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, kemarau tahun ini cenderung basah dan masih rutin turun hujan. Sehingga daerah-daerah yang biasanya kekeringan tidak mengajukan bantuan air bersih. Anggaran untuk penyediaan air bersih senilai Rp 40 juta pun masih belum digunakan sama sekali.

“Kalau kekeringan Alhamdulillah 2021 ini di masa pandemi covid-19 Bantul belum ada warga yang mengajukan bantuan, karena memang kondisi kemarau tahun ini tidak seperti tahun-tahun lalu. Sekarang kan kemarau basah, masih ada hujan, ini salah satunya kenapa warga Bantul tidak mengalami kekeringan seperti tahun lalu,” terangnya.

Di wilayah Bantul sendiri menurutnya memang ada sejumlah daerah yang langganan kekeringan. Kebanyakan berada di kawasan perbukitan di sisi timur. Seperti daerah Plered, Dlingo, Piyungan, Imogiri, dan Pundong.

“Tahun ini ngga ada pengajuan jadi Alhamdulillah masyarakat pandemic ini baik-baik saja, dana yang utuh itu kita ubah untuk mengantisipasi hidrometeorologi di bulan-bulan September, Oktober kan ancamannya tinggi,” lanjutnya.

Dwi menambahkan BMKG juga memprediksi di akhir tahun ini curah hujan cukup tinggi. Sehingga ia juga meminta masyarakat untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi tersebut. (Dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00