Kurangi Resiko Bencana dengan IRBI

Bencana banjir (Dokumentasi BNPB)

KBRN, Yogyakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah menyusun Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2020.

Indeks ini dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mengevaluasi capaian dan target pengurangan risiko bencana, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

Termasuk juga pemerintah daerah dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana daerah, serta rencana pembangunan daerah.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan, IRBI merupakan komponen penting dalam mewujudkan ketangguhan daerah.

Agenda penurunan IRBI juga telah sejalan dan sesuai dengan amanat Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB 2020-2044) dan Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2020 hingga 2024.

Raditya menekankan, selain berfungsi sebagai sarana monitoring dan evaluasi, nilai IRBI juga dapat menjadi panduan pengambil kebijakan di tingkat nasional dan daerah, untuk menentukan prioritas penanggulangan bencana.

“Investasi, tata kelola, dan peningkatan kapasitas menjadi aspek penting dalam upaya penurunan IRBI,” kata Raditya melalui siaran pers tertulis, Minggu (18/7/2021).

Sementara itu, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Penanggulangan Bencana BNPB Dr. Udrekh menyampaikan bahwa perhitungan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) merupakan suatu perangkat analisis kebencanaan yang berbentuk indeks.

Indeks tersebut berupa informasi risiko bencana yang memberikan gambaran capaian upaya penanggulangan bencana di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00