Muncul Bibit Siklon Tropis 94 W, Pemda DIY Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Citra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara Papua, Senin (12/4). (BMKG)

KBRN, Yogyakarta : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta kewaspadaan seluruh masyarakat dengan munculnya bibit siklon tropis 94 W yang dapat mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat, hujan es maupun gelombang laut tinggi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan langkah kesiapsiagaan diambil 30 Pemerintah Daerah salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi akibat adanya bibit siklon tropis 94 w sepanjang tanggal 13 hingga 19 april mendatang.

Menyikapi hal tersebut Pemda DIY mengambil langkah antisipatif dengan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi untuk melakukan langkah koordinasi dengan BPBD Kabupaten Kota.

Sekda DIY Kadarmanta Baskoro Aji mengatakan, langkah tersebut diambil Pemda DIY untuk menyikapi segala potensi yang akan terjadi serta meminimalkan resiko bencana yang dapat terjadi.

"Begitu ada surat, kita sudah minta BPBD koordinasikan Kabupaten Kota untuk mempersiapkan segala sesuatu, walaupun mudah-mudahan tidak terjadi, tetap kalau seandainya terjadi kita laukan persiapan-persiapan," katanya di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, langkah antisipasi dapat dilakukan dengan meminimalkan potensi-potensi bencana ketika terjadi cuaca ekstrem akibat dari bibit siklon tersebut.

"Pemotongan pohon rapuh, bangunan-bangunan rawan rusak atau roboh akibat siklon jangan ada penghuni, papan iklan, baleho dan segala sesuatu di luar ruangan itu yang memungkinkan kalau terjadi siklon itu berbahaya bagi masyarakat itu harus diturunkan supaya kita untuk mengantisipasi. Harapan tidak terjadi, tapi terjadi  kita sudah siap-siap," jelasnya.

Baskoro Aji meminta seluruh potensi kebencanaan maupun masyarakat DIY meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah antisipasi.

"Petugas BPBD Satpol PP tidak bisa memantau seluruh fasilitas yang ada adanya, masyarakat kita minta bantuan kita sampaikan informasi dari BMKG bahwa ada hal-hal yang bisa berbahaya jika siklon betul-betul ada. Nah, masyarakat saya kira perlu tahu dan ikut mengantisipasi kalau di halaman rumahnya ada pohon rapuh, ada bangunan-bangunan kemungkinan rusak seandainya terjadi, itu masyarakat bisa mengantisipasi sendiri. Kalau tidak bisa ditangani sendiri, silahkan di informasikan ke BPBD setempat," ungkapnya

Sedangkan, BMKG dalam rilisnya menyebutkan deteksi adanya Potensi Bibit Siklon Tropis 94W terjadi di Samudera Pasifik dari Timur Laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan.

Bibit siklon tropis ini mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah Timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Dari bibit Siklon tersebut dapat menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan tinggi gelombang yang akan terjadi pada tanggal 13-19 April 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00