Hindari Bahaya Narkoba dan Doping, KONI DIY Gandeng BNNP Setempat

KONI DIY dan BNNP DIY

KBRN, Yogyakarta : Untuk mencegah para atlet dan pelatih dari doping dan juga bahaya narkoba, KONI DIY menggandeng BNNP setempat dalam programnya. Untuk itu pengurus KONI DIY mendatangi kantor BNNP DIY pada awal pekan kemarin.

"Dalam pertemuan dengan BNNP DIY pada Selasa (2/3) kemarin, selain dalam rangka bersilaturahmi juga berharap ada sinergi program antara BNNP DIY dengan KONI DIY, oleh karena KONI DIY membina sekitar 46 cabor, yang tentu melibatkan banyak personel baik pengurus, pelatih, maupun para atlet," ujar Ketua Umum KONI DIY Prof. Djoko Pekik Irianto, Sabtu (4/3/2021).

Prof. Djoko sendiri optimis para atlet ini bisa bebas dari narkoba dan obat-obatan terlarang. Namun, memang di Puslatda PON Papua pihaknya memberikan program pembinaan karakter yang salah satunya adalah edukasi terkait obat-obatan dan secara spesifik dalam bidang olahraga adalah terkait doping.

Sementara itu Wakil Ketua II KONI DIY sekaligus Ketua Satgas Puslatda PON XX Papua, Rumpis Agus Sudarko juga mengatakan, dalam sinergisitas ini pihaknya berencana menggelar bimbingan teknis (bimtek) tentang makanan/minuman/suplemen yang terindikasi maupun tidak terindikasi mengandung narkoba/doping bagi pelatih Puslatda PON XX Papua.

“Selain itu juga mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkoba/doping bagi atlet/pelatih maupun Pengurus KONI DIY dalam kegiatan latihan bersama,” katanya.

Sementara itu Kepala BNNP DIY Brigjen Pol. Nanang Hadiyanto mendukung dan menyambut baik kerja sama tersebut. Diantara program yang bisa disinergikan menurutnya seperti sosilisasi tentang narkoba, tes urine, dan rehabilitasi.

Di samping BNNP DIY, KONI DIY juga berencana menjalin sinergisitas dengan Dinas Kesehatan DIY, kaitannya dengan bahaya dan informasi doping terkini. Hal ini mengingat selalu ada informasi terbaru tentang narkoba/doping setiap tahunnya. (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00