Sepatu Roda DIY Tetap Berlatih untuk PON

KBRN, Yogyakarta : Empat atlet sepatu roda DIY tetap menggelar latihan untuk persiapan ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang, meskipun ajang empat tahunan itu ditunda satu tahun pada Oktober 2021.

Pelatih tim sepatu roda DIY, Sugeng Lasono mengatakan, sementara ini atletnya diminta untuk berlatih secara mandiri di rumah. Ia memberikan materi latihan baik fisik maupun teknik kepada para atlet dan mereka melaporkannya secara daring melalui berbagai aplikasi.

“Jadi kita berikan ada program yang intensitasnya rendah untuk jaga kebugaran karena disamping PON mundur 2021 makanya kita intensitasnya rendah apalagi puasa biar mereka puasanya lancar, tapi tetap jaga kebugaran.”

Lebih lanjut Sugeng mengaku saat ini pihaknya terkendala tempat latihan bersama. Karena di beberapa lokasi seperti Stadion Sultan Agung dan Stadion Mandala Krida ditutup. Sementara untuk berlatih di landasan pacu pantai Depok juga sudah tidak bisa karena sempat digunaka untuk balap motor liar sehingga ditutup warga.

“Terkendala tempat latihan karena kayak jogging, atlet lari bisa dimana saja, kalau sepatu roda harus cari tempat yang luas yang bisa untuk fasilitas meroda.”

Di cabang sepatu roda, DIY berhasil meloloskan empat orang atlet, mereka yakni Ardhana Wikanestri, Aurelia Nareswari, Naviska Putri, dan Chalila Adinawati. Mereka akan turun di beberapa nomor, seperti 100 meter, 15 km, 42 km marathon, dan relay.(par/joel)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00