Pengukuhan Atlet Pelatda Mundur

KBRN, Yogyakarta : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY berencana menunda pengukuhan atlet pemusatan latihan daerah (pelatda) PON 2020.

Sedianya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 18 Januari, atau sebelum Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI DIY. Namun, kemudian ditunda menjadi sesudah RAT. Ketua Umum KONI DIY, Prof. Djoko Pekik Irianto memastikan bahwa meski ditunda, tetapi pengukuhan akan tetap digelar pada bulan ini. Sehingga kemungkinan besar akan digelar sesudah RAT.

Pihaknya sendiri menganggarkan dana senilai kurang lebih sepuluh milyar rupiah untuk pelaksanaan pelatda ini. Dengan total atlet yang masuk dalam pelatda ini mencapai kurang lebih 140-150 orang. Didampingi sebanyak 50 orang pelatih.

“Sesuai dengan hasil rapat internal KONI DIY kemarin, untuk Puslatda yang kami mulai Januari ini, akan diikuti juara hingga empat besar Kejurnas Pra PON dan juara serta runner up Kejurwil Pra PON,” ujarnya.

Lebih lanjut Djoko mengatakan, untuk PON 2020 Papua ini pihaknya menargetkan perolehan sebelas medali emas. Untuk mencapai target itu, pihaknya membagi dua level atlet Pelatda. Yakni level satu yang berisi atlet yang diproyeksikan untuk bisa meraih medali emas.

Sementara level dua akan berisi atlet-atlet yang diharapkan bisa meraih medali perak dan perunggu. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka juga bisa mempersembahkan medali emas untuk DIY.(dev/ryt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00