Semarak Hari Jadi ke-69 Prisai Sakti Mataram

KBRN, Yogyakarta : Dalam rangka merayakan hari jadi ke-69 tahun, keluarga besar persaudaraan beladiri Prisai Sakti Mataram (PSM) menggelar pertunjukan seni dan budaya bela diri.

Perayaan ulang tahun ke-69 Prisai Sakti Mataram diselenggarakan di gedung Sasono Hinggil Dwi Abad Alun-alun Selatan Kota Yogyakarta, Minggu (7/8/2022).

Ketua PSM Cabang Sleman Harsoyo dalam sambutannya mengatakan, tahun 2022 ini usia Prisai Sakti Mataram sudah tidak muda lagi.

Meski usia tidak muda lagi namun tetap terus memberikan pelajaran dan latihan beladiri kepada masyarakat bahkan sejak dini. 

Menurut Harsoyo, Prisai Sakti Mataram harus tetap mempertahankan eksistensi hingga ke kancah yang lebih tinggi baik tingkat nasional bahkan internasional sekalipun. 

Dirinya berharap, jangan sampai seni beladiri yang dimiliki saat ini tergerus oleh budaya dari luar, dan mempertahankan apa yang sudah yang sudah ada bahkan meningkatkan dalam berbagai turnamen.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Prisai Sakti Mataram Daerah Istimewa Yogyakarta, KRT. Gondo Hadiningrat dalam keterangannya menyebut, Prisai Sakti Mataram DIY secara konsisten akan menjalin komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta menjalin kerjasama strategis guna memajukan organisasi beladiri PSM baik tingkat daerah maupun pusat.

KRT Gondo Hadiningrat berharap, seluruh pengurus cabang PSM diseluruh cabang khususnya di DIY agar dapat turut andil dalam memajukan organisasi Prisai Sakti Mataram kedepannya.

Mengangkat tema Temu Kadang dan Mempersatukan Balung yang Pisah acara HUT ke-69 Tahun Prisai Sakti Mataram ini juga dihadiri mantan Wakil Walikota Yovyakarta Heroe Poerwadi yang juga menjabat sebagai Ketua PSM Kota Yogyakarta serta perwakilan PSM dari Purworejo serta para  anggota PSM lainnya.

Pengurus PSM lainnya Suratman mengatakan bahwa PSM terbuka untuk semua kalangan termasuk para lansia. Karena lansia rawan menjadi korban kriminalitas yang akhir-akhir ini marak terjadi korbannya perempuan paruh baya bahkan korbannya lanjut usia. 

Pada acara hari jadi ke-69 tahun keluarga besar persaudaraan beladiri Prisai Sakti Mataram juga memperagakan aksi beladiri dengan berbagi seni pertunjukan beladiri dari berbagai anggota Prisai Sakti Mataram serta pemotongan tumpeng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar