Siap Ladeni Persebaya, Putu Gede Anggap Semua Lawan Sama

KBRN, Badung: Usai menghadapi Madura United di pekan ke-20, PSS Sleman akan berjumpa Persebaya Surabaya pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/22. 

Pertandingan yang akan digelar, Sabtu (29/1/2022) sore, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali menjadi laga spesial bagi sejumlah pemain dan juga pelatih PSS I Putu Gede Swi Santoso. Hal ini karena ada sejumlah nama yang pernah membela Persebaya di kubu PSS, dan begitu juga sebaliknya. 

Selain itu, I Putu Gede juga mengawali karier sepak bola profesionalnya dari Persebaya Surabaya. 

Namun, pernyataan mengejutkan datang dari sang pelatih PSS. Kepada awak media, Selasa (25/1/2022) sore, Putu Gede merasa pertandingan melawan mantan tim yang pernah ia bela ini tidaklah istimewa. 

"Perasaan saya melawan Persebaya sama seperti bertemu tim lain. Tidak ada hal yang istimewa," ujar eks gelandang timnas Indonesia ini. 

Usai memimpin latihan anak asuhnya di Lapangan Beji Mandala Pecatu, Badung, Bali, Coach Putu, sapaan akrabnya, mengakui pernah menjadi bagian keluarga klub berjuluk Bajul Ijo antara 1994-1996. 

Tak diuntungkan

Setelah berkelana ke sejumlah klub, Putu Gede sempat kembali ke tanah kelahirannya, Surabaya, dan kembali membela Persebaya di tahun 2008. Pengalaman panjang sebagai pemain, telah menempa Putu Gede untuk memiliki mental yang tangguh, meski melawan bekas timnya. 

"Mungkin karena sudah pernah bertemu saat saya melatih Perseru Serui pada 2018. Jadi, bagi saya semua tim sama," terangnya. 

Skuad Super Elang Jawa sebenarnya sedikit diuntungkan karena beberapa pemain Persebaya dipanggil mengikuti pelatnas. Namun, mantan pelatih Persekat Tegal itu menilai hal tersebut tak menjadi keuntungan bagi PSS. 

Persebaya, menurut Putu Gede, tetaplah tim yang sama dan punya karakter permainan khas, walaupun tak diperkuat sejumlah pilar. 

"Menurut saya tidak ada keuntungan untuk kami. Persebaya tetap Persebaya, siapapun yang bermain sama saja. Kualitas pemain mereka juga tidak jauh beda," ungkapnya. 

Marukawa

Putu menyontohkan dua pertandingan terakhir Persebaya. Tidak adanya pemain timnas di 11 utama bahkan tak mempengaruhi penampilan mereka. 

Lantas soal Taisei Marukawa yang tengah on fire, pelatih PSS berdarah Bali itu menyatakan tak akan melakukan pengawalan berlebihan kepada sosok legiun asing Persebaya asal Jepang itu. 

"Mengenai Marukawa, tidak ada ada strategi khusus untuknya. Kami hanya mempersiapkan strategi untuk menghadapi tim Persebaya secara keseluruhan," tegasnya. 

Putu Gede menegaskan, Persebaya bermain apik bukan hanya karena kontribusi Marukawa seorang, melainkan permainan kolektif yang merupakan buah dari tangan dingin Aji Santoso sebagai pelatih. 

"Taisei Marukawa bermain bagus bukan karena dirinya sendiri. Akan tetapi karena Persebaya bermain bagus secara tim dan ia berada di tim yang mendukung kualitasnya," tandasnya. (ros/yyw) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar