Kalah Lagi, Bima Perkasa Terkapar di Dasar Klasemen

KBRN, Jakarta: Klub basket profesional satu-satunya di Yogyakarta, DNA Bima Perkasa Jogja atau DNA BPJ tak kunjung membaik di seri perdana kompetisi IBL musim ini. 

Pada pertandingan terakhir di seri I Jakarta, lagi-lagi anak asuh Dean Murray tak mampu meraih kemenangan. DNA Bima Perkasa kalah 69-50 atas Bali United.

Dengan catatan tersebut, DNA BPJ benar-benar tak perkasa alias nihil kemenangan di seri perdana Indonesia Basketball League (IBL). 

Mirisnya lagi, Azzaryan Pradhitya Jati cs terbenam di dasar klasemen Divisi Merah. Bersama Bumi Borneo, tim DNA BPJ menjadi klub yang belum sekalipun merasakan kemenangan. 

Pada pertandingan melawan Bali United, Sabtu (22/1/2022) siang,  Dean Murray memilih starter berbeda. Sang pelatih menurunkan Samuel Devin Susanto, Ali Mustofa, R Azzaryan Pradhitya, Jordan Jacks serta Yanuar Dwi Priasmoro. Inilah pertama kalinya Yanuar menjadi starter setelah kembali dari cedera. 

Imbangi lawan

Sengit sejak tip-off, Bali United mampu unggul tipis dengan skor 17-16 di kuarter pertama. Bima Perkasa sebenarnya mengimbangi Bali di sepanjang laga. 

Sayangnya, akurasi tembakan menjadi persoalan tak kunjung sembuh. Meski lebih baik jika dibandingkan kekalahan memalukan atas Evos Thunder, anak-anak DNA BPJ masih belum maksimal menuntaskan serangan. 

Catatan Field of Goals (FG) Bima Perkasa hanya 36% atau dari 58 kali percobaan tembakan hanya 21 yang berhasil menjadi angka. Sementara Bali, sedikit lebih baik dengan FG di angka 41% atau 24 tembakan berbuah angka dari 58 kali percobaan. 

Sementara Head Coach Bali United Aleksandar Stefanovski menurunkan starter yang berisi Luthfi Koswara, Abraham Wenas, Rico Aditya Putra, Joseph Desmet, dan William Green. 

Kuarter ketiga

Kunci kemenangan Bali United adalah ketika mereka menggebrak pada kuarter ketiga. Green, Abraham Wenas dan Rico melesatkan selisih poin, 46-31. Poin Jacks juga langsung dibalas oleh Abraham. Jump shot Azzaryan Pradhitya dibayar tiga angka dari Lutfi. 

Dua angka Yanuar Dwi Priasmoro pun dibalas dua angka dari Rico. Tiga angka dari Indra membuat kedudukan lima menit awal kuarter ini, 53-40 untuk Bali United. 

Rico dan Atkinson bergantian menyumbang angka bagi timnya masing-masing. Three points Handry dan tembakan dua angka jitu David Atkinson mengakhiri kuarter ketiga ini untuk keunggulan 14 angka bagi Bali United, 58-44. 

Bali United terus menjaga jarak dan bahkan menambah margin selisih pada kuarter keempat. Mencetak tambahan 11 angka dan hanya kemasukan enam poin, menjadikan Koming dkk memenangkan pertandingan 69-50. (ros/yyw) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar