PSS Pilih Bertahan di Bali, Putu Gede Siapkan Latihan Ekstra

KBRN,  Badung: Jeda internasional membuat kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 harus rehat selama 10 hari. Di kala beberapa tim kembali ke daerah asalnya, PSS Sleman lebih memilih untuk tetap melaksanakan latihan di Bali. 

"Kita tetap di Bali karena jeda kompetisi hanya sebentar. Latihan juga akan lebih maksimal karena kita tak perlu melakukan pengondisian untuk pemain yang baru kembali dari perjalanan," ujar pelatih PSS Sleman, I Putu Gede di Hotel, Rabu (19/1) malam. 

Pelatih yang lahir dan besar di Surabaya ini juga akan melakukan evaluasi pasca pertandingan melawan Madura United. Beberapa porsi latihan ekstra juga akan diterapkan agar pasukan Super Elang Jawa tampil lebih baik. 

"Kita melakukan latihan taktikal kembali agar pemain lebih paham. Ada beberapa latihan lagi seperti pemberian bola di area lawan, transisi dari bertahan ke menyerang pun sebaliknya, bagaimana build permainan dan tentu penyelesaian akhir," ujar Putu Gede. 

Efisien 

Jeda selama 10 hari akan benar-benar dimanfaatkan PSS karena tim hanya libur pada Jumat (21/1/2022) serta kembali berlatih keesokan harinya hingga pertandingan selanjutnya melawan Persebaya Surabaya. 

"Untuk melawan Persebaya kita tidak ada persiapan khusus. Hanya seperti biasa kita mengantisipasi kelebihan lawan dan membenahi kekurangan yang ada di tim pada pertandingan yang lalu," tandasnya. 

Sementara itu, Media Officer PSS, Juan Tirta Abditama mengungkapkan, keputusan manajemen untuk tetap bertahan di Bali juga dalam rangka efisiensi. Terlebih lagi, seri keempat masih berlangsung di Pulau Dewata. 

"Tentunya akan lebih efektif dan efisien kalau kita tetap di sini untuk lanjutan kompetisi," jelasnya, Jumat (21/1/2022) siang. (ros/yyw) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar