Pengalaman Berharga FST Ikuti Kejuaraan Luring Pertama Kali

KBRN, Yogyakarta: Ada perasaan dan euforia yang berbeda dari murid-murid klub Fighting Soul Taekwondo (FST) kala mengikuti kejuaraan luring pertama kalinya di tahun ini. 

Setelah nyaris 2 tahun tak mengikuti event luring (offline) dikarenakan pandemi, ahkirnya pada 15-16 Januari, taekwondoin FST berlaga pada kejuaraan KONI Sleman Cup 2022. 

Pada ajang yang digelar di GOR Pangukan Sleman, FST menurunkan lima atletnya sekaligus. 

Anditya Rangga Yudhanta, pendiri FST, menyebutkan, dalam event tersebut, FST seolah-olah membawa dua kontingen. 

"Jadi, selain FST sendiri dengan 2 atlet yang mewakili, ada juga 3 atlet dari SMP Al-Azhar 26 Yogyakarta yang notabene di bawah asuhan FST," terangnya. 

Kepada RRI, Rabu (19/1/2022) siang, Rangga menuturkan, KONI Sleman Cup 2022 menjadi ajang menempa mental anak asuhnya di kejuaraan luring terbuka. Selama pandemi, atlet-atlet FST lebih banyak mengikuti kejuaraan e-poomsae yang digelar secara virtual. 

"Kami mengikuti kategori pemula sebagai tolok ukur pengumpulan data guna mengolah program latihan lanjutan, dan juga sebagai bagian dari program latihan jangka panjang," ujarnya. 

Hasilnya pun cukup baik, meski menurut Rangga, masih belum sesuai ekspektasi.  Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 300 orang taekwondoin itu, FST berhasil meraih total lima medali. 

Devi Allicia, pelatih FST, menyebutkan atlet-atlet FST meraih satu medali emas lewat perjuangan Ananda Raditya untuk kategori kyorugi under 59 kg. 

Kemudian, dua keping perak masing-masing dipersembahkan Aidan Arya Subiyanto di kategori poomsae perorangan putra pemula dan Kalfanio pada kategori kyorugi over 65 pemula putra. Sedangkan dua perunggu diraih Farras Azmi dan Farid di kategori kyorugi pemula putra under 57 kg. 

"Meskipun hasil kali Ini belum memuaskan atau sesuai harapan kami, namun banyak data yang kami dapatkan sebagai bahan program lanjutan. Baik dari segi psikologis terutama, kondisi fisik, teknik, dan taktik agar bisa lebih matang dan tajam lagi," jelasnya. 

Devi Allicia menambahkan, dalam waktu dekat, FST akan mengikuti dua event kejuaraan offline lagi dan tiga kejuaraan e-poomsae

"Sebab itu, kami terus memperbaiki serta mempersiapkan mental anak-anak agar siap tampil 100 persen," tandasnya. (ros/yyw) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar