Tampil Apik, DNA Bima Perkasa Kalah Tipis dari Dewa United

Dokumentasi DNA Bima Perkasa

KBRN, Jakarta : Dua legiun asing DNA Bima Perkasa, David Atkinson dan Jordan Jacks bermain bagus dalam laga konra Dewa United di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senin (17/1/2022). Keduanya sama-sama mencetak 13 angka dan 9 rebound dalam pertandingan ketika bermain selama 20 menit.

"Dua pemain asing baru bergabung tapi sudah nyetel dengan pemain dan taktik pelatih. Itu kabar baik bagi kami," kata Halim Oleh, asisten pelatih DNA Bima Perkasa usai pertandingan.

Dari deretan pemain lokal, Rachmad Febri Utomo dan David Simeon Lavi Pandjaitan juga tak kalah baik. Febri, dengan akurasi sebesar 71 persen menyumbang 12 angka. Akurasinya paling tinggi dari seluruh pemain DNA Bima Perkasa. Sementara David Simeon Lavi menyumbang 12 angka. Rookie DNA Bima Perkasa, Ikram Fadhil juga tercatat turut menyumbang lima angka selama sembilan menit berada di lapangan.

Adapun DNA Bima Perkasa kalah tipis 72-73 dari Dewa United. Dewa United yang diperkuat banyak pemain bintang seperti Kaleb Ramot, Xaverius Prawiro, dan Jamarr Johnson, memang sempat kesulitan menghadapi kecepatan para young guns DNA Bima Perkasa. Satu-satunya wakil Yogyakarta di IBL itu mampu unggul 16-12 di kuarter pertama. Dewa United mengambil momentum di kuarter dua setelah melambannya aliran bola DNA Bima Perkasa.

Membuka kuarter tiga dengan ketertinggalan lima angka, 35-30, Dean Murray mengembalikan gaya permainan seperti di kuarter pertama. Hasilnya, DNA Bima Perkasa mampu mencetak 26 angka. Defense juga diperketat sehingga para pemain Dewa United hanya mampu mencetak 13 angka. Bahkan Febri Utomo dan kawan-kawan menutup kuarter tiga dengan keunggulan 56-48.

Di kuarter empat, Dewa mulai mampu menyamai kecepatan Bima Perkasa.  David Atkinson membawa asa kemenangan ketika pertandingan tersisa 17 detik. Dua angkanya membawa DNA Bima Perkasa unggul satu angka, 72-71. Namun Kaleb Ramot bisa memanfaatkan waktu 15 detik di area pertahanan DNA Bima Perkasa untuk menambah dua angka lalu mengubah skor ke 72-73. DNA Bima Perkasa punya waktu dua detik untuk melancarkan tembakkan terakhir namun gagal. Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah.

Haryanto, pengamat basket asal DIY mengatakan ada beberapa penyebab yang membuat DNA Bima Perkasa kehilangan momentum di kuarter empat. Ia membenarkan tentang menurunnya akurasi tembakkan. Hal lain adalah akurasi free throw dan jumlah turnovers.

"Di kuarter dua, ada sembilan turnover yang menghasilkan tujuh angka buat Dewa. Di kuarter tiga dan empat bisa ditekan, membaik, tapi akurasi free throw juga belum memuaskan. Di luar itu semua, penampilan DNA Bima Perkasa cukup menjanjikan," beber pengamat yang aktif di Perbasi DIY itu.

Di laga selanjutnya DNA Bima Perkasa akan menghadapi Hangtuah Selasa (18/1) sore.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar