Meski Pandemi, Siswa PAB Al-Azhar Cetak Prestasi Internasional

KBRN, Yogyakarta: Siswa kategori Pembinaan Atlet Berbakat (PAB) dari SMP Al-Azhar 26 Yogyakarta baru-baru ini berhasil meraih medali pada ajang kejuaraan e-poomsae nasional dan juga internasional. 

Melalui dua atletnya yaitu Khaelfanio Gazna Abigail dan Muhammad Farras Azmi, nama SMP Al-Azhar 26 Yogyakarta semakin berkibar. 

Khaelfanio berhasil meraih medali perak dalam event National Heroes Day 2021 bulan November lalu. Kemudian Mohammad Farras Azmi sukses mempersembahkan dua medali tingkat internasional yaitu sekeping perak pada ajang Changmokkwan International Poomsae Championship dan satu medali perunggu di ajang 2021 Seoul Children Open Tournament Championship

Farras Azmi juga berhasil meraih perunggu pada National Heroes Day di bulan November lalu. Keberhasilan dua atlet yunior itu melengkapi pembuktian PAB cabang taekwondo di SMP Al-Azhar. 

"Ini membuktikan keseriusan kami mengangkat prestasi bagi siswa kelas PAB yang kembali aktif setelah libur akibat dampak pandemi Covid-19," ujar Pembina PAB SMP Al-Azhar 26, Mohammad Imam MPd. 

Bukti keseriusan 

Imam Ardhi pun sangat bersyukur atas capaian prestasi anak-anak SMP Al-Azhar. Meski di masa pandemi, para siswa tak berhenti untuk berprestasi. 

"Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian anak-anak kami khususnya PAB cabang taekwondo mengingat PAB taekwondo baru saja kembali aktif setelah terdampak pandemi Covid-19. Kami berharap ini bisa dijadikan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik atau minimal dipertahankan pada tahun 2022 mendatang," jelasnya. 

PAB cabang taekwondo SMP Al-Azhar 26 sendiri mengampu tiga atlet yang berasal dari tiga daerah berbeda yaitu DIY, Jateng dan Kalimantan. 

"Pembinaan tentunya mengarah ke prestasi berbeda dengan ekstrakurikuler yang sudah ada. Jadi tidak langsung mengarah ke prestasi akademik juga," tambah Imam Ardhi. 

Sementara itu, Pelatih PAB taekwondo SMP Al-Azhar 26 Yogyakarta Anditya Rangga Yudhanta SPd Kor, Jumat (3/12/2021) siang, menuturkan pencapaian para atlet masih dapat ditingkatkan lagi di masa depan. 

"Ini memang belum melampaui target mengingat belum ada tiga bulan para atlet menjalani program latihan, dan ini merupakan bahan evaluasi yang baik untuk melanjutkan program latihan ke depan, terutama menyambut event pada tahun 2022, baik secara daring maupun offline di lapangan," ujar Rangga. (ros) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar