Buntut Insiden Kekalahan dan Pembakaran Markas PSS, Ini Pernyataan Sikap Manajemen

KBRN, Yogyakarta: Manajemen PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) korporasi yang menaungi klub PSS Sleman menyampaikan pernyataan terkait pertandingan menghadapi Persita Tangerang pada Minggu (28/11/2021) sore dan insiden di Omah PSS, berikut pernyataan dari manajemen tim PSS. Ada tiga poin pernyataan yang disampaikan manajemen pada Senin (29/11/2021) sore. 

Andy Wardhana selaku Direktur Utama PT PSS menyatakan, pihaknya menyayangkan aksi anarkis pembakaran kantor PSS yang terletak di Ngaglik, Sleman tersebut. 

"Tentang insiden pembakaran di Omah PSS, kami direksi Manajemen PT PSS sangat menyayangkan akan terjadinya hal tersebut dan pada saat ini kami tidak dapat menuduh siapapun. Untuk selanjutnya kami serahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian untuk penyelidikan kasus ini sampai tuntas," ujar dia. 

Selanjutnya tentang penampilan tim yang kurang maksimal, jajaran direksi akan melakukan perombakan tim untuk meraih hasil yang lebih baik di putaran kedua kompetisi. 

"Kedua, kami direksi Manajemen PT PSS menyadari ada beberapa faktor yang mempengaruhi, kami akan segera berbenah sesegera mungkin demi mencapai hasil dan prestasi yang lebih baik lagi di sisa musim kompetisi BRI Liga 1 2021," terangnya. 

Andy Wardhana pun tak lupa meminta dukungan kepada publik Sleman agar dapat memotivasi skuad Super Elang Jawa agar dapat berprestasi lebih baik. 

"Kepada teman-teman Sleman fans, kami mohon agar dapat memberikan dukungan yang positif kepada tim PSS, semoga kasus ini dapat segera tuntas dan selesai," jelasnya. 

Sementara itu, Kabag Humas Polres Sleman AKP Edy Wardanta ketika dihubungi,  Selasa (30/11/2021) siang, mengatakan, penyidik masih bekerja mempelajari bukti-bukti yang ada. 

"Petugas masih mempelajari rekaman CCTV kejadian di Omah PSS," tandasnya.  (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar